Gayo Lues kembali berduka, 8 Rumah di Desa Ulun Tanoh Gayo Lues Hangus Terbakar

Delapan unit rumah semi permanen di Dusun Geluni, Desa Ulun Tanoh, Kecamatan Kuta Panjang, Kabupaten Gayo Lues hangus terbakar, Jumat (21/07/2023). ANTARAN / Bayu Y
Bagikan:

“Saya datang ke TKP api sudah mulai membesar, bersama warga kami berusaha memadamkan api,” terang Pengulu Desa Ulun Tanoh, Suhardinsyah. 

Jurnalis : Bayu Y

ANTARAN|BLANGKEJEREN – Gayo Lues kembali berduka, 8 unit rumah semi permanen di Dusun Geluni, Desa Ulun Tanoh, Kecamatan Kuta Panjang, Kabupaten Gayo Lues hangus terbakar.

Peristiwa terjadi pada Jumat (21/07/2023) dini hari, sekira pukul 02.30 WIB. Damkar turunkan semua unit. Api dapat dipadamkan pada pukul 04.00 WIB.

Baca Juga:  KIP Aceh Gelar Rapat Koordinasi Pembentukan Tim Uji Mampu Baca Qur'an di Gayo Lues

“Saya datang ke TKP api sudah mulai membesar, bersama warga kami berusaha memadamkan api,” terang Pengulu Desa Ulun Tanoh, Suhardinsyah.

Tak lama berselang, lanjutnya, Damkar dari Kuta Panjang turun, menyusul Damkar dari Kabupaten, dan Damkar dari Kecamatan Rikit Gaib. “Api baru dapat di taklukan total sekira pukul 05.00 WIB,” ungkap Suhardinsyah.

Pengulu Ulun Tanoh menyebutkan, dari 8 unit rumah yang terbakar, 6 unit hangus total, dan 2 unit rusak ringan. Sementara kerugian di perkirakan mencapai Rp 1 miliyar lebih.

Baca Juga:  Banjir Bandang Hantam Jalan Lintas Tengah Gayo Lues-Aceh Tenggara

“Selain rumah banyak harta benda masyarakat yang ikut menjadi korban kebakaran, tidak dapat diselamatkan, seperti kendaraan Sepeda Motor, mesin potong kayu, mesin jahit, dan lainya,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, kebanyakan rumah warga di Desa Ulun Tanoh masih semi permanen terbuat dari material kayu pinus yang sangat rentan dengan kebakaran.

Suhardinsyah menyebutkan, adapun korban kebakaran di desa tersebut diantaranya Samsudin aman Denang (48), Hasanuddin Aman Iya (48), Yunan Inen Nurmani (65), Kartyini (46), Nurmani (50), Loha Aman Suar (48). Sementara yang mengalami kerusakan ringan Sulaiman Aman Kas (35), Amat Aman Pina (35).

Baca Juga:  Eksekusi Rampung, Pengadilan Negeri Sinabang Serahkan Kebun PDKS Ke Pemda Simeulue

“Untuk sementara korban kebakaran mengungsi di rumah kerabat terdekat. Pemerintah desa dan Pemerintah Kabupaten sudah menyiapkan dapur umun dan tenda darurat untuk tempat pengungsian,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.