Gayo Lues Kembali Membara, 40 Rumah Hangus Dilalap Sijago Merah  

Terlihat warga menatap puing-puing rumah yang terbakar di Desa Lintang, Gayo Lues, pagi tadi. ANTARAN/Bayu.
Bagikan:

“Sebanyak lebih kurang 40 rumah penduduk di Desa Kuta Lintang, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues harus terbakar, dini hari tadi malam,”santapan api,” ungkap Khairuddin.

 Jurnalis: Bayu

 ANTARAN l BLANGKEJEREN-Baru tiga hari belakang, sebanyak 14 Rumah Toko (Ruko) hangus terbakar di Pasar Centong Kota Blangkejeren, dini hari tadi malam kembara membara, lebih kurang 40 rumah warga di Desa Kuta Lintang dilalap sijago merah, Rabu (31/1/2024) sekira pukul 03.25 WIB dini hari.

Salah seorang warga, Kahairuddin (50 tahun), penduduk Kuta Lintang kepada antaran menyebutkan, dirinya terbangun dari tidur lelap saat mendengar teriakan warga minta tolong.

Merasa penasaran, dirinya menbuka jendela untuk mengetahui apa gerangan terjadi. Tampaklah api sudah besar disertai kepulan asap hitam membelah pekatnya suasana malam menjelang pagi.

“Saya langsung keluar rumah untuk berusaha membantu pemadaman api bersama masyarakat secara manual,” ucap Khairuddin.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Posko bencana kebakaran yang menimpa Dusun Cik, Mude Uken dan Dusun Umem, Desa Kuta Lintang, Blang Kejeren, Kabupaten Gayo Lues, diketahui sebanyak 36 rumah mengalami rusak berat dan 10 rumah rusak ringan .

Menurut sumber dari Posko kebakaran, dalam peristiwa tersebut tidak menelan korban jiwa. Sementara kerugian diperkiraan mencapai miliyaran rupiah.

Sementara itu, Penghulu desa Kuta Lintang Abdul Jabar, mengakui korban kebakaran yang kehilangan tempat tinggal  diungsikan ke Masjid Kuta Lintang.

“Saat ini kami sedang melakukan pendataan akurat terhadap terhadap korban-korban kebakaran, baik kerusakan maupun kehilangan harta benda,” terang Abdul Jabar singkat.

Mendapat kabar tentang musibah kebakaran, Penjabat (Pj) Bupati Gayo Lues Alhudri langsung turun gunung untuk meninjau lokasi.

Pemerintah daerah sudah memerintahkan Dinas terkait memfasilitasi dan menangani korban kebakaran, membuka dapur Umum dan merelokasi korban kebakaran ke tempat yang aman. Ini perlu tindakan darurat, ulasnya.

“Atas insiden kebakaran yang menimpa masyarakat, saya mengucapkan duka yang mendalam. Semoga kejadian ini menjadi hikmah bagi kita semua. Kami berharap korban kebakaran bersabar atas cobaan yang datang dari Allah SWT,” pungkas Alhudri. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.