GPM Di Pelosok Aceh Singkil Kuala Baru, Seberangi Sungai Lalui Jalan Berlumpur

Tim GPM Dinas Pangan Aceh Singkil yang dibantu Bhabinkamtibmas Kuala Baru, terlibat sibuk melayani masyarakat yang hendak berbelanja Sembako murah. ANTARAN/Helmi
Bagikan:

“Kami berharap GPM ini bisa terus berlanjut sampai menjelang bulan Puasa mendatang. Karena disaat itu bahan pokok akan mengalami kenaikan,” harap Umaiyah.

Jurnalis: Helmi

ANTARAN | SINGKIL – Tim Gerakan Pangan Murah (GPM) Dinas Pangan Kabupaten Aceh Singkil kembali menggelar pasar murah di wilayah pelosok Aceh Singkil, tepatnya di Kecamatan Kuala Baru.

Dengan menjelajahi lintasan ekstrem, jalan berlubang dan berlumpur, serta harus menyeberangi sungai dengan rakit, tak menyurutkan niat Tim GPM untuk membawa sebanyak 350 paket sembako untuk masyarakat pelosok Aceh Singkil itu.

Gampong Kayu Menang menuju Kecamatan Kuala Baru, merupakan daerah yang baru terbebas dari keterisoliran, dan hanya bisa ditempuh dengan menyeberangi sungai dengan rakit masyarakat sejauh sekitar 100 meter.

Baca Juga:  Ternak Kambing Warga di Kluet Timur Mati Diterkam Harimau

Sekitar 2.500 jiwa penduduk 4 desa di Kecamatan Kuala Baru, meliputi Desa Kayu Menang, Desa Kuala Baru Sungai, Kuala Baru Laut dan Desa Suka Jaya, sejak lama menanti kehadiran GPM tahap kedua ini.

Salah seorang masyarakat yang juga Kepala Desa (Keuchik) Kuala Baru Laut terpilih Umaiyah, pada Senin (20/11/2023) mengatakan, sekitar 950 jiwa atau 290 kepala keluarga, penduduk Desa Kuala Baru Laut, sangat bersyukur dengan adanya terobosan pangan murah Pemkab Aceh Singkil.

“Sebab bahan pokok yang dijual harganya jauh lebih murah. Apalagi kondisi saat ini berbagai jenis bahan pangan seperti beras, telur dan lainnya terus mengalami kenaikan,” sebutnya.

Baca Juga:  Sore Ini, Pelantikan Lima Pj Kepala Daerah di Anjong Mon Mata

Dikatakan, dengan program nasional Pemkab Aceh Singkil ini diharapkan dapat terus berlanjut hingga menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) maupun sampai Bulan Ramadhan tahun depan.

“Kami berharap GPM ini bisa terus berlanjut sampai menjelang bulan Puasa mendatang. Karena disaat itu bahan pokok akan mengalami kenaikan,” harap Umaiyah kepada Antarannews.com

Lebih lanjut, kata Keuchik terpilih ini, sekitar 90 persen masyarakat di Kecamatan Kuala Baru menggantungkan hidup sebagai nelayan.

Mirisnya, katanya, sekarang pendapatan nelayan saat ini sedang menurun.
Disamping harga ikan yang menurun drastis, ditambah hasil tangkapan nelayan yang juga menurun dari biasanya.

“Sehingga dengan adanya GPM ini masyarakat sangat bersyukur, bisa meringankan kebutuhan rumah tangga,” kata Keuchik terpilih, yang baru resmi dilantik pada 28 November mendatang.

Baca Juga:  Sambut Baik Even Nasional di Aceh, Mellani Subarni : Diabetes Menjadi Persoalan Serius

Kepala Dinas Pangan Abdul Haris SP MM, Selasa (21/11/2023) mengatakan, GPM di Kecamatan Kuala Baru, meski terkendala lintasan jalan yang belubang dan berlumpur.
Serta harus menyeberangi sungai dengan rakit, namun alhamdulillah berjalan lancar, dan antusias masyarakat sangat tinggi.

Katanya, Pemkab Aceh Singkil akan terus menjaga ketersediaan pasokan bahan pangan kebutuhan masyarakat hingga menjelang akhir tahun.

“Berbagai program pemenuhan kebutuhan pangan yang telah dilaksanakan pemerintah. Artinya bahan pangan masyarakat selama beberapa bulan ini tercukupi, dengan harga yang masih stabil,” demikian sebutnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.