H Ibnu Hasim Apresiasi Uji Kompetensi Kepala SKPK Gayo Lues

Wakil Ketua DPRK Gayo Lues, H Ibnu Hasim. ANTARAN / Bayu Y
Bagikan:

“Kita menyambut baik kebijakan Pj Bupati Gayo Lues melakukan uji kompetensi kepada beberapa kepala SKPK Gayo Lues,” kata H Ibnu Hasim Minggu (23/07/2023).

Jurnalis : Bayu Y

ANTARAN|BLANGKEJEREN – Wakil Ketua DPRK Gayo Lues, H Ibnu Hasim Apresiasi kebijakan Pj Bupati setempat yang melaksanakan Uji Kompetensi pada beberapa orang Kepala SKPK di Gayo Lues.

“Kita menyambut baik kebijakan Pj Bupati Gayo Lues melakukan uji kompetensi kepada beberapa kepala SKPK Gayo Lues,” kata H Ibnu Hasim Minggu (23/07/2023).

Baca Juga:  Cut Man: Rakyat Harus Cerdas Dalam Menentukan Pilihan Pada Pemilu

Hal ini, lanjutnya, sesuai dengan rekomendasi yang disampaikan oleh anggota dan fraksi DPRK dan jawaban Pj Bupati Gayo Lues pada sidang DPRK Gayo Lues dalam pembahasan LKPJ Bupati Gayo Lues tahun 2022 pada beberapa bulan yang lalu.

Namun demikian Ibnu mengharapkan uji kompetensi bukan hanya sekedar formalitas belaka akan tetapi uji kompetensi ini betul – betul mencerminkan kemampuan.

“Disamping kemampuan tidak mengesampingkan latar belakang Pendidikan. Hal ini sangat diperlukan, karena bila seseorang ditempatkan bukan dalam kapasitas pendidikannya secara Psikologi yang bersangkutan tidak mempunyai budaya malu atas tugas dan tanggung jawabnya yang terbengkalai,” terangnya.

Baca Juga:  Erosi Ancam Rumah Warga di Simeulue, Warga Minta Perhatian Serius Pemerintah

Ibnu mengatakan, tidak kalah pentingnya adalah membuang jauh – jauh mindset bahwa dalam menduduki jabatan untuk mendapatkan fasilitas dari jabatan tersebut dan mengabaikan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.

“Hal ini perlu kami ingatkan, karena acap kali setelah duduk lupa atas tanggung jawab yang dipercayakan oleh kepala daerah, sehingga banyak tugas pemerintah dalam pelayanan masyarakat terlupakan,” terang Ibnu.

Ibnu menyebutkan berapa hal yang sering terlupakan seperti tidak terpeliharanya jalan, tidak mempunyai terobosan dalam memberikan kepercayaan kepada masyarakat terhadap lembaga pendidikan negeri, yang berakibat lembaga pendidikan negeri mati.

Baca Juga:  Dua Kali Tertunda, Pelantikan DPC Himpak Dihadiri Wali Kota¬†

“Tidak berfungsinya tempat pelayanan dan tenaga kesehatan dengan optimal. Mengutamakan kegiatan penanganan bencana yang tidak berpihak kepada masyarakat dan mengabaikan kepentingan masyarakat yang terkena musibah bencana,” ulasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.