Harga Bahan Penyedap Masakan di Banda Aceh Bertahan, Ikan Basah Bergerak Naik

Hasil tangkapan ikan tuna di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Lampulo, Banda Aceh, Rabu (08/05/2024). Harga ikan di Banda Aceh mulai terjadi kenaikan dalam beberapa hari terakhir. ANTARAN / Suprijal Yusuf
Bagikan:

Jurnalis : Suprijal Yusuf

ANTARAN|BANDA ACEH – Harga sejumlah bahan penyedap masakan di Banda Aceh dalam sepekan terakhir masih bertahan, dan belum ada gejala kenaikan. Sementara, harga ikan mulai bergerak naik.

Pantauan Antaran, Rabu (08/05/2024) di sejumlah pasar tradisional di Ibukota Provinsi Aceh terhadap harga sejumlah bahan dapur aias penyedap masakan masih stabil, seperti harga bawang merah masih dijual secara enceran berkisar Rp 60.000/kg hingga Rp 65.000/kg.

Selanjutnya jahe untuk eceran berkisar Rp 4.000/ons – Rp 5.000/ons, kunyit batangan alias basah Rp 2.000/ons, cabe rawit Rp 45.000/kg, dan tomat berkisar Rp 16.000/kg. Sedangkan, bawang putih masih bertahan pada kisaran Rp 40.000/kg – Rp 42.000/kg.

Baca Juga:  Lubang Menganga di Jalan Pusat Kota Bahayakan Pengendara

Sedangkan, harga ikan basah di pasar Lampulo, Banda Aceh, mulai terjadi gejala kenaikan, setelah dalam beberapa pekan lalu sempat anjlok pada titik terendah.

Harga ikan tuna ukuran 1 – 2 kg saat ini dijual pada kisaran Rp 25.000/kg – Rp 28.000/kg atau naik dari harga sebelumnya Rp 20.000/kg – Rp 23.0000/kg.

Sedangkan, ukuran 3 – 5 kg dijual pada kisaran Rp 30.000/kg hingga Rp 35.000/kg atau naik dair harga sebelumnya Rp 23.000/kg – Rp 25.000/kg.

Baca Juga:  Enam TK di Abdya Resmi Berganti Status Dari Swasta Menjadi Negeri

Sementara, harga ikan kembung dari harga Rp 18.000/kg – Rp 20.000/kg naik menjadi Rp 20.000/kg – Rp 25.000/kg. Begitu juga sejumlah jenis ikan lainnya mengalami kenaikan yang serupa.

Dengan kenaikan harga ikan ini membuat para nelayan mulai tersenyum dan bersyukur. “Kami sangat bersyukur dengan mulai terjadi pergerakan kenaikan harga ikan dalam beberapa hari terakhir. Semoga harga ini dapat terus membaik, minimal tidak terjadi penurunan lagi,” harap Ahmad seorang nelayan setempat.

Baca Juga:  Melayat Ke Rumah Duka Almarhum Abu Tumin, Bupati Tgk Amran Sampaikan Duka Mendalam

Kenaikan harga ikan ini, berdampak pada pendapatan nelayan yang mulai membaik. Disamping itu, juga adanya pengaruh dampak ekonomi masyarakat di Banda Aceh yang mulai membaik dalam dua pekan terakhir, buktinya sejumlah pasar tradisional mulai ramai pengunjung.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.