Harga Cabe Ditingkat Petani Tembus Rp 80.000/kg

Harga cabe merah yang dibeli agen pengumpul di tingkat petani terus mengalami kenaikan dalam empat hari terakhir di Aceh Barat Daya (Abdya), Minggu (19/06/2022). ANTARAN / SUPRIJAL YUSUF
Bagikan:

ANTARANNEWS.COM|BLANGPIDIE –Harga cabe merah yang dibeli agen pengumpul di tingkat petani terus mengalami kenaikan dalam empat hari terakhir di Aceh Barat Daya (Abdya).

Bahkan, Minggu (19/06/2022) pagi agen pengumpul sudah mebeli cabe merah dari petani tembus di level Rp 80.000/kg.

Kenaikan harga cabe merah di tingkat petani dalam dua pekan terakhir, karena permintaan cabe merah dipasaran terus meningkat dan harganya juga naik yang sudah tembus Rp 100.000/kg ditingkat pedagang eceran

Baca Juga:  50 Jamaah Calhaj Subulussalam Tergabung Dalam Dua Kloter

Sementara, produksi cabe sangat terbatas belakangan ini. Karena banyak tanaman cabe petani yang gagal panen, lantaran diserang hama keriting daun.

Doha, seorang petani cabe asal Kuala Bate, Abdya, kepada antarannews.com, Minggu (19/6/2022) mengatakan, dalam empat hari terakhir harga cabe di tingkat petani yang dibeli agen pengumpul terus terjadi kenaikan.

Dijelaskan, empat hari lalu harga cabe dijual petani pada agen pengumpul masih dikisaran Rp 60.000/kg – Rp 65.000/kg.

Baca Juga:  Harga Ikan di Banda Aceh Turun Lagi, Ini Harganya Pagi tadi

Sehari setelah itu kembali naik menjadi Rp 70.000/kg. Kemudian, naik lagi menjadi Rp 75.000/kg. “Bahkan, tadi pagi agen sudah membeli dengan harga Rp 80.000/kg,” jelasnya.

Namun, produksi cabe merah di perkebunan mengalami penurunan, ungkapnya, karena banyak tanaman cabe merah yang diserang hama keriting daun.

Serangan hama tanaman cabe diperparah lagi dengan kondisi cuaca ekstrim sebulan lalu. “Saat cuaca ekstrim banyak cabe yang mati,” katanya.(*)

Baca Juga:  Harga Cabai Rawit di Bener Meriah Masih Stabil

Jurnalis : Suprijal Yusuf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.