Harga Ikan Teri di Abdya Mahal, Capai Rp 120.000/Kg

Foto dari Google sebagai ilustrasi : Harga ikan teri mengalami kenaikan cukup tinggi dalam tiga hari terakhir.
Bagikan:

“Saya sudah pesan, tapi tidak juga mendapapat pasokan barang. Yang saya jual saat ini hanya sisa barang penjualan dalam bulan ramadhan. Kalau dalam empat hari kedepan tidak mendapat pasokan ikan teri, maka saya akan kehabisan barang,” kata Yus Seunaloh, pedagang ikan asin dan rempah-rempah di Pasar Inpres Blangpidie.

ANTARANNEWS.COM,BLANGPIDIE – Harga ikan teri mengalami kenaikan cukup tinggi dalam tiga hari terakhir. Pantauan antarannews.com, di Pasar Inpres Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya, Senin (16/05/2022), kenaikan harga ikan teri mencapai 100 persen dari sebelumnya.

Baca Juga:  Stabilisasi Harga Pangan Jelang Ramadhan, Disperindagkop Aceh Singkil Gelar Pasar Murah

Seperti, ikan teri jengki (teri kasar) dari harga sebelumnya Rp 60.000/kg naik menjadi Rp 120.000/kg, sedangkan ikan teri nasi naik dari harga Rp 75.000/kg menjadi Rp 150.000/kg. Bahkan, udang sabu (ebi) juga mengalami kenaikan luar biasa mencapai Rp 100.000/kg atau atau naik dari harga sebelumnya Rp 50.000/kg.

Yus Seunaloh pedagang ikan asin dan rempah-rempah di Pasar Inpres Blangpidie kepada Antarannews.com, Senin (16/5) siang mengatakan, kenaikan harga sejumlah jenis ikan asing tersebut, akibat pasokan barang yang sangat menipis dari sentral produsksi.

Baca Juga:  Ungkap Narkotika Dua Anggota Polres Galus Terima penghargaan

“Saya sudah pesan, tapi tidak juga mendapapat pasokan barang. Yang saya jual saat ini hanya sisa barang penjualan dalam bulan ramadhan. Kalau dalam empat hari kedepan tidak mendapat pasokan ikan teri, maka saya akan kehabisan barang,” katanya.

Yang lebih parah, ungkap Yus Seunalah, terkait udang sabu sudah sepekan terakhir tidak ada lagi pasokan barang. Malah udang sabu yang dijual saat ini merupakan stok lama yang kualitasnya sudah sangat jelek. “Persedian udang sabu di pasaran sudah sangat menipis alias langka,” ungkapnya.

Baca Juga:  Istri Bupati Aceh Selatan Besuk Penderita Bocor Jantung di RSUD-YA

Karena beberapa sentra produksi udang sabu di pantai barat selatan Aceh (Barsela) seperti, Nagan, Abdya dan Aceh Selatan, sudah tidak produksi lagi dalam satu bulan terakhir.”Ini semuanya pengaruh tidak ada musim udang sabu di laut. Kalau tidak ada musim udang sabu, ya tidak ada produksi para perajin,” katanya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.