Hari Ini, Harga Sawit di Abdya Turun Lagi

Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Aceh Barat Daya, terjun bebas. ANTARAN / SUPRIJAL YUSUF
Bagikan:

Dengan turunya harga sawit hari ini, maka dalam sepekan terakhir harga sawit di kabupaten julukan breh sigupai tercatat sudah anjlok mencapai rata-rata Rp 90/kg.

ANTARANNEWS.COM|BLANGPIDIE – Dalam sepekan ini harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Aceh Barat Daya (Abdya), sudah dua kali terjadi penurunan harga.

Menyusul harga TBS, Jumat (3/6/2022) hari ini, dari harga Rp 1.600/kg turun lagi menjadi Rp 1.580/kg atau rata-rata turun Rp 20/kg.

Dengan turunya harga sawit hari ini, maka dalam sepekan terakhir harga sawit di kabupaten julukan breh sigupai tercatat sudah anjlok mencapai rata-rata Rp 90/kg.

Baca Juga:  Lestarikan Alat Tradisional, Polsek Kluet Timur Gelar Lomba Kupas dan Parut Kelapa

Tak ada informasi pasti, mengapa harga sawit terus anjlok di Aceh pasca pemerintah telah membuka kembali larangan ekspor minyah sawit mentah (crude palm oil/CPO) sejak 23 Mei 2022 lalu.

Padahal harga CPO tadi pagi terpantau mebaik dipasar spot Malaysia pada kisaran MRY (ringgit Malaysia) 6.356/ton atau sekitar Rp 20.000.000/ton.

Zaman Akli pedagang pemasok sawit di Kuala Batee, Abdya, yang dikonfiormasi antarannews.com, tadi pagi, membernarkan adanya terjadi penurunan harga TBS kelapa sawit hariini, karena menyusul harga beli TBS di pabrik turun.

Baca Juga:  GeRAK Aceh Barat Minta Usut Pemback-Up Oknum Penimbun BBM Solar

“Tadi malam kami dapat informasi dari pabrik, bahwa harga pembelian pabrik mulai hari ini turun rata-rata sebesar Rp 20 perkilogram. Ya, harga pabrikturun jelas pembelian kami ikut turun. Saya sendiri juga bingung, mengapa kran ekspor CPO sudah dibuka malah harga sawit anjlok terus,” keluh Zaman Akli.

Dengan turunnya harga pembelian sawit di pabrik, maka harga pembelian ditingkat petani juga turun dari Rp 1.600/kg menjadi Rp 1.580/kg. Dalam sepekan terakhir tercatat harga sawit sudah anjlok rata-rata mencapai Rp 90/kg.

Baca Juga:  Tetap Solid, TNI Polri di Aceh Selatan Gelar Bakti Sosial

“Kami petani sangat terpukul dengan terus anjloknya harga sawit ini. Karena harga pupuk dan obat-obatan pertanian yang dibutuhkan untuk kebun sawit tidak turun.

Kami berharap pemerintah segera hadir untuk memperbaiki harga sawit ini. Karena harga CPO dunia kami tahun tidak turun. Tolong jangan korbankan kami petani kecil yang lemah ini,” pinta Samsul petani sawit di Kuala Batee, Abdya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.