Harimau Luka Parah Ditangani Lima Dokter Di Aceh Selatan

Lima dokter hewan sedang melakukan tindakan perawatan harimau yang luka parah di gedung TNGL Tapaktuan, Aceh Selatan. Foto : antaran / Dirman J
Bagikan:

“Sejak pukul 14.30 sampai 18.20 WIB tadi, kami melakukan tindakan untuk mengobati sejumlah luka dan penanganan lain. Jika tidak masuk perangkap dan mendapat perawatan medis, dipastikan harimau ini akan tewas karena kondisinya terus melemah,” ujar Rosa Rika Wahyuni kepada awak media, Minggu (05/02/2023). 

Jurnalis : Dirman J

ANTARANNEWS.COM|TAPAKTUAN – Akibat mengalami luka parah, lima dokter hewan menangani secara serius perawatan harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatera) yang di sinyalir paska menyerang empat warga, lalu masuk perangkap di hutan Sampali, Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, Aceh, Sabtu, (04/02/2023).

Informasi di himpun, seekor harimau masuk perangkap yang di pasang personel Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) dengan melibatkan pawang Jauhari dan personel WCS-IP, FKL serta TNI-Polri.

Baca Juga:  Dua Gampong Di Kluet Timur Aceh Selatan Sukses Gelar Pilciksung

Tim medis yang menangani perawatan, drh Rosa Rika Wahyuni, menyebutkan, setelah masuk perangkap, satwa yang mengalami luka parah akibat benda tajam ini dievakuasi dan diamankan di kantor TNGL Tapaktuan untuk penanganan lebih lanjut.

“Sejak pukul 14.30 sampai 18.20 WIB tadi, kami melakukan tindakan untuk mengobati sejumlah luka dan penanganan lain. Jika tidak masuk perangkap dan mendapat perawatan medis, dipastikan harimau ini akan tewas karena kondisinya terus melemah,” ujar Rosa Rika Wahyuni kepada awak media, Minggu (05/02/2023).

Baca Juga:  Resmi Usul Bakal Calon Bupati, Ini Kata Ketua DPW PA Aceh Selatan

Didampingi empat medis, drh Anhar Lubis, drh Muhammad Agung MT, drh Mahmudi dan drh Zulius, lebih detail Roda Rika menyampaikan, harimau yang mereka rawat berjenis kelamin betina. Memiliki berat badan 51 kg, panjang 2.2 meter dan diperkirakan berusia 3-4 tahun.

“Tindakan yang kami lakukan ekstra hati-,hati dengan sistem anatesis. Luka yang diderita harimau sangat parah, dengan panjang mencapai 10 cm dan memiliki kedalaman satu cm hingga tembus tulang,” jelasnya.

Ditambahkan, luka yang terdapat pada harimau yang diduga menyerang warga tersebut dua jenis yakni, luka baru dan luka lama. Luka lama nyaris sembuh terdapat di bagian perut dan ekor. Sementara luka baru di bagian muka dua titik, leher dan punggung.

Baca Juga:  "Digerebek Warga", Keuchik Di Aceh Selatan Dimosi Tak Percaya  

Komentar serupa juga disampaikan dokter Anhar Lubis, katanya, untuk kesembuhan satwa yang mereka tangani harus di lakukan perawatan inten hingga sembuh total, sehat dan normal kembali.

“Kami juga mendalami dan menganalisis gejala lain yang dialami harimau itu. Kemungkinan-kemungkinan ini harus diteliti secara akurat. Kami sudah mengambil sejumlah sampel seperti; darah, kelenjar dan lain-lain untuk di periksa di laboratorium,” tandas Anhar.

Untuk mengetahui hal tersebut, kita harus menunggu hasil pemeriksaan dari laboratorium. “Yang penting hari ini luka-luka pada harimau sudah kita atasi,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.