Harimau Sumatera Kembali Berkeliaran di Perkebunan Warga

Seekor harimau sumatera (Panthera tigria sumatrae) dilaporkan kembali berkeliaran di sekitar perkebunan warga di Desa Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan.
Bagikan:

ATARANNEWS.COM, TAPAKTUAN – Seekor harimau sumatera (Panthera tigria sumatrae) dilaporkan kembali berkeliaran di sekitar perkebunan warga di Desa Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan. Mendapati informasi tersebut, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh sudah menurunkan tim ke lokasi untuk memastikan keberadaan harimau tersebut.

“Saat ini tim BKSDA Aceh bersama mitra sudah berada di lokasi yang dilaporkan. Tahap awal, tim memastikan dulu keberadaan harimau tersebut,” kata Kepala Seksi Wilayah II Subulussalam BKSDA Aceh, Hadi Sofyan saat dikonfirmasi antarannews.com, Selasa (15/03/2022).

Informasi masuk lagi harimau sumatera dikebun sawit warga di Desa Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan dari video yang beredar di group WhatsApp. Dimana dalam video berdurasi 40 detik itu nampak seekor harimau Sumatera sedang berkeliaran di kebun sawit warga.

Baca Juga:  Kodim 0107/Aceh Selatan Sambut Tiga Personil Purna Tugas Apter Papua

Sebelumnya, harimau sumatera juga sempat berkeliaran di kebun warga di Desa Seulekat, Kecamatan Bakongan Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Senin (7/2/2022). Saat itu, Amrimus (75) pria yang sehari-hari berprofesi sebagai nelayan ini nyaris diterkam harimau saat mengurusi kebunnya di Desa dimaksud.

Kejadian berawal pada Senin pagi, seperti biasanya Amrimus ingin melakukan aktivitas melautnya di perairan pantai Seulekat, namun karena cuaca buruk Amrimus mengurungkan niatnya tersebut.

Untuk mengisi waktu luangnya, Amrimus berniat pergi ke kebun miliknya yang berjarak sekitar 1 km dari rumah, sesampai di kebun seperti biasa Amrimus segera melakukan aktivitasnya seperti membersihkan pelepah sawit dan memanen buahnya.

Baca Juga:  Calon Keuchik Simpang Dua Kluet Tengah Sampaikan Visi-Misi 

Sekilas dari kejauhan, Amrimus melihat ada onggokan berwarna orange, walaupun sempat menduga bahwa itu harimau namun dirinya terus melanjutkan kegiatannya sebab sosok tersebut tidak terlihat corak loreng.

Namun sejurus kemudian Amrimus menoleh ke belakang dan saat itu pula ia melihat seekor harimau telah berdiri dengan dua kaki hendak menerkamnya.

Walau merasa ketakutan teramat sangat, namun Amrimus mengaku sempat bergumam “Jika kamu harimau jangan ganggu saya, ini tempat saya mencari nafkah,” ucapnya.

Baca Juga:  Buka Pelatihan Baitul Arqam Muhammadiyah, Ini Harapan Bupati Aceh Selatan

Selanjutnya, harimau Sumatera itu langsung menyerangnya dan mengenai tangan sebelah kanan, namun ia tak ingat diterkam atau dicakar, hasilnya tangan pria yang sudah puluhan tahun melaut ini terluka dan menyisakan luka robek.

Untuk mempertahankan diri, Amrimus lalu mengambil alat kerjanya dengan menggunakan tangan sebelah kiri dan menghalau harimau tersebut, sehingga sang Raja Rimba lari dan masuk ke semak-semak.

Usai kejadian, Amrimus langsung ke Puskesmas untuk mendapatkan suntikan dari tenaga kesehatan agar tidak menimbulkan infeksi. Peristiwa yang nyaris menelan korban jiwa akibat konflik satwa dilindungi dengan manusia ini telah dilaporkan ke pihak BKSDA.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.