Hasil Survey: Bustami Hamzah masuk tiga besar Balon Gubernur Aceh

PJ Gubernur Aceh Bustami Hamzah. ANTARAN/Istimewa
Bagikan:

”Elektabilitas masing-masing calon masih bisa berubah, tergantung intensitas dan efektivitas kerja sosialisasi yang dilakukan hingga pilkada diadakan”

Jurnalis : Heru

ANTARAN|BANDA ACEH – Hasil survey dari Saiful Mujani Research Centre (SMRC) menyebutkan nama Bustami Hamzah yang kini Pj Gubernur Aceh masuk tiga besar bakal calon gubernur Aceh pada Pilkada 2024.

Dalam survey tersebut Bustami berada diurutan ketiga dengan angka 6,9 persen suara responden, sementara di urutan pertama, anggota DPD RI Sudirman alias Haji Uma dengan perolehan 28,4 persen, disusul Muzakir Manaf alias Mualem di urutan kedua (19,4 persen).

Baca Juga:  Belum Bergerak,  Pj Gubernur Aceh Bustami Masuk Tiga Besar Hasil Survei Bursa Calon Gubernur

Selanjutnya, Illiza Sa’aduddin Djamal berada diurutan keempat dengan perolehan 6,1 persen, sedangkan nama-nama lain masing-masing mendapat dukungan di bawah 4 persen dan yang tidak menjawab 16.4 persen.

“Hasil itu merupakan simulasi semi terbuka. Kepada responden diajukan  pertanyaan siapa yang dipilih jika Pilkada berlangsung saat survei dilakukan. Responden diberikan daftar banyak nama calon untuk dipilih dan boleh menyebut nama lain di luar daftar,” kata Direktur Eksekutif SMRC, Deni Irvani, dalam keterangan tertulis yang diterima di Banda Aceh, Selasa (09/07/2024).

Baca Juga:  Ditengarai Persoalan Internal, Wali Kota Bahas Yayasan Assilmi

Deni memperkirakan dukungan pemilih Aceh masih dinamis karena pelaksanaan pilkada masih cukup lama (November 2024).

Saat survei digelar pada 22 – 27 Mei lalu, kata Deni, mayoritas pemilih di Aceh (52 persen) baru akan menentukan pilihan mendekati hari Pilkada, sedangkan yang mengaku sudah menentukan pilihan beberapa bulan/lebih dari setahun sebelum hari-H ada 35 persen, dan yang tidak menjawab  13 persen.

Baca Juga:  Dump Truck Tabrakan dengan Toyota Agya, Satu Penumpang Meninggal Dunia

”Elektabilitas masing-masing calon masih bisa berubah, tergantung intensitas dan efektivitas kerja sosialisasi yang dilakukan hingga pilkada diadakan,” tambah Deni.

Survei ini melibatkan 805 responden di Provinsi Aceh yang punya hak  pilih. Responden dipilih secara acak dengan metode stratified multistage random sampling dengan jumlah proporsional dari populasi tersebut.

Toleransi kesalahan (margin of error) survei diperkirakan ±3.5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.