Heboh Kasus Perdagangan Kulit Harimau, Berikut 4 Fakta Tentang “Kule” Yang Jarang Diketahui

Gambar ilustrasi Harimau Sumatera ( Panthera Tigris Sumatrae ). Sumber : Google.com
Bagikan:

DALAM dua pekan ini, dunia maya dihebohkan kasus penangkapan mantan Bupati Bener Meriah, Ahmadi yang diduga melakukan jual beli kulit harimau atau dalam bahasa Gayo disebut Kule. Ahmadi juga tercatat saat ini masih menduduki posiusi sebagai Sekretaris DPD II Golkar Bener Meriah.

Kasus tersebut menjadi polemik dikalangan masyarakat Bener Meriah dan Aceh umumnya. Kule atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan nama Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae). Merupakan salah satu satwa yang paling dilindungi di Indonesia karena keberadaannya diambang kepunahan.

Wartawan antarannews.com, Syah Antoni menurunkan tulisannya tentang Harimau Sumatera yang telah dirangkum terkait fakta-fakta seputar satwa yang dilindungi itu, yang jarang diketahui.

Baca Juga:  Pengusaha Abdya Diingatkan Tertib Administrasi

Berikut 5 fakta tentang Harimau Sumatera yang jarang kita ketahui :

1. Spesies Harimau Terkecil

Bila harimau adalah spesies kucing terbesar di dunia, maka Harimau Sumatera merupakan spesies terkecil dari keluarga harimau. Dibandingkan dengan saudaranya Harimau Jawa dan Harimau Bali yang sudah punah lebih dulu, maka anatomi tubuh satwa endemik Sumatera ini adalah yang terkecil.

Harimau Sumatera jantan dewasa memiliki panjang rata-rata sekitar 92 inci (250 sentimeter/cm), yang diukur dari kepala sampai kaki. Dengan berat berkisar diangka 140 kg, sementara tinggi jantan dapat mencapai 60 cm. Sedangkan, betinanya rata-rata memiliki panjang 78 inci atau sekitar 198 cm dengan berat dikisaran 91 kg.

Baca Juga:  Terlibat Kasus Penjualan Kulit Harimau, Sekretaris Golkar Bener Meriah Jadi Tersangka

2. Suara Auman Yang Keras

Apa yang akan kamu lakukan bila mendengar auman “Kule” ditengah hutan ?, tentu saja, kebanyakan dari kita akan ketakutan lalu berusaha menjauh dari sumber suara tersebut. Auman Harimau Sumatera sangatlah keras, auman tersebut bahkan masih terdengar dari jarak 3 kilometer.

3. Suka Mendinginkan Tubuh

Bila kebanyakan spesies kucing menghindari air, tidak demikian dengan “Kule”. Harimau Sumatera sangat suka mendinginkan tubuh, spesies ini bahkan mempunyai hobi berendam ditepian sungai atau genangan air dalam jangka waktu yang lama.

4. Mampu Hidup Belasan Tahun

Harimau Sumatera yang hidup dialam liar, dalam keadaan normal mampu hidup hingga usia belasan tahun, namun pernah juga ditemui, Harimau Sumatera mencapai umur 20 tahun lebih dipenangkaran atau kurungan.

Baca Juga:  Meriahkan HUT Ke - 20, Kecamatan Kluet Timur Gelar Pentas Seni dan Budaya

5. Hanya Tersisa Ratusan Ekor

Dialam liar Pulau Sumatera, satwa liar ini diperkirakan hanya tinggal 500 sampai 600-an ekor yang tersisa. Penyempitan habitat serta perburuan liar yang merajalela membuat spesies ini, makin berkurang populasinya. Bila tidak dilakukan tindakan tegas, maka akan ada potensi “Kule” punah, mengikuti kedua saudaranya Harimau Bali dan Harimau Jawa yang sudah lebih dulu punah akibat ulah manusia.

Itulah 5 fakta yang berhasil antarannews.com rangkum dari berbagai sumber. Tentu saja, masih banyak lagi fakta-fakta unik seputar hewan karnivora yang tergolong buas ini. Semoga Harimau Sumatera tetap lestari.(Syah Antoni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.