HIPPMA Minta Pj Bupati Simeulue Berasal Dari Luar Daerah

Himpunan Mahasiswa pemuda dan pelajaran Amabaan (HIPPMA). ANTARAN/Istimewa
Bagikan:

“Harusnya Pj Bupati itu orang dari luar daerah, bukan putra daerah, hal itu untuk menjaga netralitas pada pemilihan Bupati kedepannya,” ungkap Algi.

Jurnalis: Sahidal Andriadi

ANTARAN | SIMEULUE – Himpunan Mahasiswa pemuda dan pelajaran Amabaan (HIPPMA) meminta pengusulan nama Penjbat (Pj) Bupati setempat harus berasal dari luar pulau Simeulue. Hal itu demi menjaga netralitas menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang.

Baca Juga:  Yuk ke Aceh Selatan, Ini 7 Rekomendasi Tempat Libur Lebaran

Pernyataan itu disampaikan Ketua Umum HIPPMA, Algi Utama, dalam siaran tertulianya yang diterima Antarannews.com, pada Jum’at (14/06/2024). “Untuk menjaga netralitas Pilkada di Simeulue harusnya yang menjadi Pj Bupati berasal dari luar daerah,” ujarnya.

Dikatakannya, jika putra asli daerah yang menjadi Pj Bupati, dia mengkhawatirkan akan terjadi keberpihakan kepada salah satu kandidat calon Bupati kedepan sehingga sistem demokrasi yang dijunjung tinggi akan dirugikan.

Baca Juga:  Tim Gabungan Gerebek Pondok “Remang-remang” di Bukit Malambai Gunung Kerambil Aceh Selatan

“Harusnya Pj Bupati itu orang dari luar daerah, bukan putra daerah, hal itu untuk menjaga netralitas pada pemilihan Bupati kedepannya,” ungkap Algi.

Lebih lanjut, kata Algi, biasanya sering keluar bahasa ada campur tanggal Pj Bupati maka nya Bupati terpilih orang mereka. Hal-hal secaman itu dapat merusak tantan dalam berdemokrasi.

“Dalam waktu dekat ini akan dilakukan unjuk rasa sebagai bentuk penolakan Pj Bupati Simeulue berasal dari putra daerah. Kami meminta agar Mendagri menetapkan Pj Bupati Simeulue yang berasal dari luar daerah,” demikian pungkasnya.(*)

Baca Juga:  Hadapi Tahun Politik, Mendagri Ajak Seluruh ASN Jaga Netralitas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.