Jalan Keude Baro-Lama Tuha Layak Diaspal

Wakil Ketua DPRK Abdya, Hendra Fadli SH didampingi Kepala Dinas (Kadis) PUPR Abdya, Alfian Liswandar ST melakukan peninjauan terhadap ruas badan jalan tersebut, Rabu (18/5/2022). SUPRIJAL YUSUF | ANTARAN
Bagikan:

“Jalan ini memang sudah sangat layak untuk diaspal. Karena merupakan sarana perhubungan vital bagi petani setempat, sekaligus untuk pertumbuhan ekonomi rakyat dan pengembangan kawasan pemukiman baru,” ujar Hendra Fadli yang merupakan Politisi Partai Aceh ini.

ANTARANNEWS.COM,BLANGPIDIE – Ruas badan jalan yang menghubungkan Gampong Keudee Baro-Lama Tuha, Kecamatan Kuala Batee, Aceh Barat Daya (Abdya), sudah sangat layak untuk dilakukan pengaspalan.

Sarana perhubungan yang menuju Krueng Teukuh yang saat ini masih berkontruksi kerikil dan tanah dinilai cukup vital, karena dilalui ribuan petani sawit setiap harinya, dengan luas lahan samira (sawit milik rakyat) sekitar 22.000 hektar dikawasan itu.

Wakil Ketua DPRK Abdya, Hendra Fadli SH didampingi Kepala Dinas (Kadis) PUPR Abdya, Alfian Liswandar ST melakukan peninjauan terhadap ruas badan jalan tersebut, Rabu (18/5/2022) petang tadi.

Baca Juga:  Saat Penyerahan Hasil Evaluasi SPIP, Ini Kata Bupati Tgk Amran

“Jalan ini memang sudah sangat layak untuk diaspal. Karena merupakan sarana perhubungan vital bagi petani setempat, sekaligus untuk pertumbuhan ekonomi rakyat dan pengembangan kawasan pemukiman baru,” ujar Hendra Fadli yang merupakan Politisi Partai Aceh ini.

Pada kesempatan itu, Hendra Fadli langsung meminta Kadis PUPR Abdya Alfian Liswandar untuk menindaklanjuti hasil peninjauan lapangan terhadap ruas jalan dimaksud.

“Saya harap Pak Kadis serius ya, terhadap pembangunan pengaspalan jalan ini. Kan Pak Kadis sudah lihat sendiri bagaimana mobilitas masyarakat petani di luas badan jalan ini setiap hari,” pinta Hendra Fadli pada Kadis PUPR Abdya, Alfian Liswandar yang saat itu berada disaampingnya ketika meninjua badan jalan itu.

Baca Juga:  Kapolres Aceh Selatan Lakukan Pengecekan Kesiapan dan Kelengkapan Pos Pelayanan 

“Siap Pak Pimpinan Dewan untuk kami tindaklanjuti. Insya Allah kalau ada dukungan dewan (DPRK),” sahut Alfia.

Badan jalan yang menghubungkan Keudee Baro –Lama Tuha (menuju Krueng Teukuh) sepanjang sekitar 4 kilometer itu, selama ini membuat masyarakat setiap hari harus berjibaku dengan debu, dan lumpur kala musim hujan.

“Kami sangat bersyukur kalau jalan ini diaspal. Mohon Pak Dewan dan Pak Kadis PUPR untuk merealisasi paling lambat tahun 2023 jalan kami sudah diaspal. Janganlah kamiu setiap hari berjalan dalam debu,” kata Amid warga Lhok Gajah salah seorang petani sawit yang memiliki kebun di Keudee Baro.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRK Abdya: Pembangunan Jalan 30 Hingga Nagan Raya Genjot Ekonomi Rakyat

Jalan ini dinilai sangat vital karena merupakan sarana perhubungan yang dilalui oleh ribuan petani sawit dari 14 gampong terdiri dari dua kemukimaan yaitu, Kemukiman Sikabu dan Krueng Batee.

Bahkan ribuan ton sawit setiap hari diangkut melaluli ruas badan jalan tersebut untuk dibawa ke pabrik pegolahan kepala sawit yang ada di Abdya, Nagan Raya dan Subulussalam.

Kalau badan jalan itu telah diaspal dan listrik sudah masuk, maka dapat dipastikan akan menjadi kawasan pemukiman baru di daerah itu nantinya. Karena ini juga sekaligus untuk menghindari banyaknya lahan sawah berubah fungsi menjadi pemukiman penduduk.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.