Jelang Berakhirnya Masa Jabatan Bupati dan Wakil, Inspektorat Aceh Mulai Lakukan Pemeriksaan di Bener Meriah

Rapat akhir masa jabatan bersama tim inspektorat Aceh yang diselenggarakan di Aula Setdakab setempat Rabu (18/05).WENHURI | ANTARAN
Bagikan:

“Pemeriksaan ini harus dilakukan sebagai bentuk realisasi capaian janji kepala daerah, agar tidak ada bias pembangunan daerah sebagaimana yang ditetapkan dalam RPJMD,” ungkap Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Bukhari MM.

ANTATANNEWS.COM,REDELONG – Dalam rangka memperoleh keyakinan pencapaian target yang telah ditetapkan dalam RPJMD, Tim Inspektorat Aceh mulai tanggal 17 hingga 21 Mei 2022 akan melakukan pemeriksaan di Kabupaten Bener Meriah.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Bukhari MM dalam rapat akhir masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bener Meriah Periode 2017-2022 yang diselenggarakan di Aula Setdakab setempat Rabu (18/05).

Baca Juga:  Komisioner BMK Nagan Raya Monitoring Proses Verifikasi Rumah Layak Huni

Disebutknya, Pemeriksaan terhadap tugas selama masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati wajib dilaksanakan guna memperoleh keyakinan pencapaian target yang telah ditetapkan dalam RPJMD.

“Pemeriksaan ini harus dilakukan sebagai bentuk realisasi capaian janji kepala daerah, agar tidak ada bias pembangunan daerah sebagaimana yang ditetapkan dalam RPJMD,” ungkapnya.

Untuk itu, katanya, Bupati dan Wakil Bupati wajib menandatangani proses pemeriksaan dimaksud, karena merupakan salah satu instrumen penting untuk melihat sejauh mana program daerah berlangsung di bawah kepemimpinan kepala daerah, dan mengukur bagaimana peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Staf Ahli Gubernur Aceh menambahkan, banyak rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan dengan memperoleh hasil yang sangat baik ditingkat Aceh dan Nasional. “Untuk itu, kami berikan apresiasi dan rasa bangga kepada perangkat daerah Bener Meriah atas predikat yg telah diperoleh,” ujarnya.

Baca Juga:  Foto Tak Senono Disebar, Pimpinan DPRK Abdya Laporkan Mantan Pacar Anak ke Polisi

Ia juga berharap perangkat daerah dan instansi pendukung yang berhadapan dengan tim pemeriksa, agar dapat bekerjasama dan memberikan data yang akurat, sehingga menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Pusat dan menjadi informasi bagi sistem pemerintahan yang akan datang.

Sementara itu, masih dalam kesempatan tersebut, Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi mengucapkan ucapan terimakasih kepada semua seluruh unsur yang ada di wilayah Kabupaten Bener Meriah yang telah mendukung kebijakan-kebijakan pemerintah daerah dan menjalankannya dengan baik dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Sekda, Asisten, Staf Ahli Bupati, kepala SKPK, dan seluruh unsur perangkat daerah, serta warga Bener Meriah berhubung bulan Juli 2022 nanti  jabatan Bupati dan  Wakil Bupati sudah habis.

Baca Juga:  Wabup Dailami : Keliru Perempuan tak Boleh Jadi Pemimpin

“Untuk itu tu pada kesempatan ini kami mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila selama menjabat sebagai pimpinan daerah banyak kesalahan dan khilaf semoga Allah SWT memberi kemakmuran dan kesejahteraan bagi warga Bener Meriah,” ucapnya.

Melalui  Staf Ahli Gubernur Aceh sarkawi juga menyampaikan permintaan maafnya kepada Gubernur Aceh. “Pak Bukhari tolong sampaikan permintaan maaf saya kepada pak Gubernur Aceh,”kata Bupati Bener Meriah itu.

Ia juga menginstruksikan kepada masing-masing Kepala SKPK di lingkungan Pemkab Bener Meriah untuk memberikan dukungan sepenuhnya terhadap tim pemeriksa, terutama berkaitan dengan data dan informasi yang diperlukan tim.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.