Jelang Lebaran, Penyandang Disabilitas dan Janda Lansia di Desa Mesjid Terima BLT

Pemerintah Gampong Mesjid, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Abdya menyerahkan BLT-DD triwulan pertama kepada warga setempat, Rabu (19/4/2023). Foto: Antaran/Rizal
Bagikan:

“Alhamdulillah, dana yang dikucurkan pemerintah pusat melalui dana desa untuk membantu kaum dhuafa di Gampong Mesjid sudah sangat memadai,” ungkapnya.

Jurnalis: Rizal

ANTARAN | BLANGPIDIE – Belasan wanita lanjut usia yang berstatus janda di Desa (Gampong) Mesjid, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) terima bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) triwulan pertama untuk bulan April 2023 dalam rangka pengentasan kemiskinan ekstrim diwilayah setempat.

Dari total 19 penerima BLT kategori miskin ekstrim di Gampong Mesjid itu, 17 orang diantaranya merupakan janda tua yang berstatus KK tunggal. Selebihnya, merupakan penyandang disabilitas.

Penyaluran bantuan tunai dengan besaran Rp.300 ribu perbulan itu diserahkan langsung oleh Kepala Desa (Keuchik) Gampong Mesjid, Kasman didampingi PLD, Muazir dan Ketua Pemuda Murni yang berlangsung di Aula Gedung BUMDes Gampong Mesjid, Rabu (19/04/2023) siang sekira pukul 12.00 WIB.

Baca Juga:  DPC Partai Demokrat Abdya Mulai Buka Pendaftaran Calon Bupati

Sebelumnya, Pemerintah Gampong Mesjid juga telah menyalurkan bantuan serupa untuk tiga bulan yakni Januari sampai dengan Maret dua hari menjelang Bulan Suci Ramadhan kemaren.

“Kali ini kita menyalurkan BLT DD Kemiskinan Ekstrim untuk bulan April pada akhir triwulan satu. Semoga bantuan tersebut dapat dipergunakan semestinya apalagi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriyah,” kata Keuchik Gampong Mesjid Kasman didampingi Kaur Keuangan, Jabarudin.

Setelah usai penyaluran triwulan pertama ini, lanjut Kasman, nanti baru akan disalurkan pula triwulan kedua yakni pada bulan Mei, Juni, Juli dan Agustus. Kemudian, triwulan ketiga di bulan September, Oktober, November dan Desember.

“Jumlah yang diterima tetap sama, yakni Rp.300.000 perbulan untuk masing-masing penerima. Alhamdulillah, dana yang dikucurkan pemerintah pusat melalui dana desa untuk membantu kaum dhuafa di Gampong Mesjid sudah sangat memadai,” ungkapnya.

Baca Juga:  Baliho Jokowi-Prabowo di Aceh Dilaporkan ke Polisi, TPJ Aceh : Mundur Saja dari Menhan

Penentuan jumlah penerima BLT kategori miskin ekstrim ini, sudah sesuai dengan hasil musyawarah bersama yang dilaksanakan oleh Aparatur Gampong Mesjid dan Tuha Peut (LKMD) setempat. “Hasil kesepakatan kami, telah diplenokan sebanyak 19 penerima yang sudah lulus verifikasi dalam musyawarah itu. Jadi, tidak ada lagi penambahan maupun pengurangan. Intinya kita tetap berpegang pada hasil rapat,” demikian tandasnya.

Sementara itu, Pendamping Gampong (PLD), Muazir mengucapkan terimakasih atas upaya Pemerintah Gampong Mesjid yang telah menyalurkan BLT dalam triwulan akhir di bulan April ini. BLT kali ini, katanya, sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dimana, pada tiga tahun yang lalu BLT ini lebih diprioritaskan bagi warga ekonomi lemah akibat terdampak pandemi Covid-19. Sedangkan kali ini (2023), lebih kepada kemiskinan ekstrim.

Bahkan pada waktu itu, angka persentase dari Dana Desa juga besar hingga mencapai 40 persen untuk penyaluran BLT. Tapi sekarang jauh lebih sedikit, yang disalurkan untuk warga kategori kepala keluarga (KK) tunggal lansia miskin, sakit menahun, penyandang disabilitas yang tidak ada pendapatan sama sekali.

Baca Juga:  Warga Dusun Al -Falah Keluhkan Air PDAM Hanya Mengalir Seminggu Sekali

Gampong Mesjid ini, kata Muazir, mungkin yang pertama menuntaskan penyaluran BLT DD triwulan pertama dari sejumlah Gampong di Kecamatan Tangan-Tangan.

“Sekali lagi, terimakasih kepada aparatur Gampong Mesjid yang sudah berupaya untuk membagi BLT ini jelang Hari Raya Idul Fitri. Sehingga, warga penerima dapat merasakan manfaatnya secara langsung,” tuturnya.

Untuk itu, Muazir berharap, BLT ini, dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. Jangan dibelanjakan ke hal-hal yang tidak penting. “Mari kita dukung program pemerintah, agar pengetasan kemiskinan ekstrim dapat terwujud sesuai dengan yang dicipta-citakan bersama,” demikian tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.