Jelang Pelantikan KPPS, PPK dan PPS se-Abdya di Bimtek

KIP Abdya melakukan training of trainer fasilitator terhadap Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-kabupaten setempat yang dimulai Selasa hingga Rabu (24/01/2024) di Aula Arena Motel Blangpidie. ANTARAN / Syamsurizal
Bagikan:

“PPK harus memastikan bahwa PPS sudah membimtek KPPS setelah dilantik nanti. Jaga kesehatan dan jalankan kegiatan sesuai aturan,” kata Iswandi.

Jurnalis : Syamsurizal

ANTARAN|BLANGPIDIE – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melakukan training of trainer fasilitator terhadap Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-kabupaten setempat yang dimulai Selasa hingga Rabu, 24 Januari 2024 di Aula Arena Motel Blangpidie.

Lima anggota KIP Abdya, yakni Deri Sudarma, S.H, Yudi Nirmansyah, S.Pd, Masrizal, S.E, Iswandi, S.H.,M.H dan Sayuti, S.Pd.I menjadi pemateri pada kegiatan ini. Kelima komisioner, silih berganti memberikan materi sesuai bidang masing-masing.

Baca Juga:  Sore Ini, Harga Cabai Rawit di Bener Meriah Tembus Rp 58.000/Kg

Seperti Ketua KIP Abdya, Iswandi meminta PPK dan PPS benar-benar fokus mengikuti Bimtek hari ini, karena nanti ilmu yang didapat PPS hari ini harus ditransfer oleh PPS kepada KPPS sesudah dilantik.

“PPK harus memastikan bahwa PPS sudah membimtek KPPS setelah dilantik nanti. Jaga kesehatan dan jalankan kegiatan sesuai aturan,” kata Iswandi.

Komisioner Deri Sudarma, S.H menjelaskan tentang banyak hal soal proses yang akan dilakukan baik oleh PPK, PPS dan KPPS menjelang hari pencoblosan dan pemungutan suara nanti.

“Termasuk soal ukuran TPS dan sebagainya, maka kami berharap agar PPS dan PPK fokus mengikuti kegiatan hari ini,” katanya.

Baca Juga:  Pemkab Aceh Selatan Beserta Forkopimda Gelar Upacara Ziarah Makam Pahlawan

Komisioner selanjutnya, Yudi Nirmansyah yang berpesan agar seluruh anggota PPK dan PPS untuk tidak sesekali terlibat dalam politik, apalagi saat ini sudah mulai masa kampanye.

“Jangan sampai terlibat politik, karena konsekuensinya pasti ada,” kata Yudi Nirmansyah.

Dia juga berpesan agar PPK dan PPS untuk menjaga kekompakan karena pekerjaan ini adalah pekerjaan tim, bukan kerja sendiri-sendiri.

“Jangan sampai masalah pribadi dibawa dalam pekerjaan ini. Itu tidak baik, kalian harus menjaga kekompakan,” ucapnya.

Baca Juga:  Harga Tomat di Banda Aceh Rp 12.000/Kg

Sementara Masrizal, S.E, berpesan agar para PPK dan PPS untuk benar-benar memahami tentang pengelolaan Aplikasi yang mendata tentang pendah memilih dan sebagainya.

“Soal ini harus hati-hati, ikuti aturan, jangan sampai mengambil sikap sendiri-sendiri,” katanya.

Sayuti, S.Pd.I meminta PPS setiap desa untuk teliti dalam hal pengrekrutan KPPS, karena setelah PPS melantik KPPS, maka KPPS sudah mulai bekerja, pekerjaan pertama yakni mengikuti Bimtek yang dilakukan oleh PPS.

“Jangan pikir kerja KPPS cuma satu hari saja, itu salah. KPPS setelah dilantik sudah mulai kerja, ada Bimtek dan lain-lain,” katanya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.