Jelang Puasa, Harga Cabai Rawit di Bener Meriah Turun

Harga cabai rawit ditingkat petani cabai di Bener Meriah mengalami penurunan harga yang cukup signifikan. ANTARAN / SYAH ANTONI
Bagikan:

“Cukup kecewa, padahal kalau harga cabai rawit stabil, bisa sedikit banyak membantu memenuhi kebutuhan meugang dan awal Ramadhan. Semoga puasa nanti harga cabai rawit naik kembali,” kata Khairi.

Jurnalis : Syah Antoni

ANTARAN|REDELONG – Harga cabai rawit ditingkat petani cabai di Bener Meriah mengalami penurunan harga yang cukup signifikan. Pantauan antarannews.com, di Kabupaten Bener Meriah, cabai rawit ditingkat petani dijual Rp 10.000/Kg.

Baca Juga:  Keren, Melengkan Ditetapkan Menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia Tahun 2022

Harga tersebut turun bila dibandingkan dengan harga bulan lalu dikisaran Rp 20.000/Kg, bahkan lebih. Khairi (27), salah satu petani cabai rawit, kepada media ini mengaku, harga cabai mulai turun sejak seminggu belakangan, hasil panennya kali inipun dihargai lebih murah dibandingkan panen sebelumnya.

“Dengar kabar, seminggu belakangan mulai turun, ternyata benar, hari ini Rp 10.000/Kg, padahal panen sebelumnya masih dihargai Rp 17.000/Kg,” ungkap Khairi, Senin (20/03/2023) siang.

Baca Juga:  Terkait Dana Ketahanan Pangan, Kades Tanjung Leuser Diduga Tidak Transparan

Khairi mengaku kecewa harga cabai rawit turun. Pasalnya, ia cukup berharap hasil panen kali ini mampu membantunya menghadapi meugang yang tinggal hitungan hari.

“Cukup kecewa, padahal kalau harga cabai rawit stabil, bisa sedikit banyak membantu memenuhi kebutuhan meugang dan awal Ramadhan. Semoga puasa nanti harga cabai rawit naik kembali,” tutup Khairi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.