Jelang Ramadhan, Pemerintah Aceh Selatan Gelar Gerakan Pangan Murah

Sambut bulan suci Ramadhan 1445 hijriyah, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan membuka Gerakan Pangan Murah (GPM). Hal itu juga dalam rangka pengendalian inflasi di wilayah Kabupaten tersebut. ANTARAN/foto ist
Bagikan:

“Melalui Dinas Pangan, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan bekerjasama dengan badan pangan Nasional dan Dinas Pangan provinsi Aceh, berupaya untuk mewujudkan stabilitas pasokan dan harga pangan melalui gerakan pangan murah, sebagaimana dilaksanakan hari ini,” ujarnya.

Jurnalis: Sahidal Andriadi

ANTARAN | TAPAKTUAN – Sambut bulan suci Ramadhan 1445 hijriyah, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan membuka Gerakan Pangan Murah (GPM). Hal itu juga dalam rangka pengendalian inflasi di wilayah Kabupaten tersebut, pada Rabu (06/03/2024).

Pelaksanakan gerakan pangan murah tersebut turut dihadiri, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Selatan Ilham Sahputra S.STP, M.Si, Plt Asisten III, Para Kepala Dinas terkait, Unsur Forkopimda, Kepala Ferum Bulog Cabang Blang Pidie Hamdani, ST M.Si serta Muspika Tapaktuan.

Baca Juga:  Peringati Hardikda ke 64, Pemkab Aceh Selatan Laksanakan Upacara

Pj Sekda Aceh Selatan Ilham Sahputra S.STP, M.Si menyebutkan, berbagai faktor dan permasalahan yang terjadi telah menyebabkan variasi pasokan dan harga pangan di seluruh wilayah Indonesia, tidak terkecuali di Aceh Selatan. Fluktuasi pasokan dan harga pangan kemudian berakibat pada ketidak pastian harga pangan.

“Hal ini memberikan dampak yang sangat merugikan bagi petani, peternak, pengolah, pedagang, hingga masyarakat sebagai konsumen yang berpotensi menimbulkan keresahan sosial dan mempengaruhi inflasi,” sebut Ilham.

Pada saat inflasi terjadi, sambung Ilham Sahputra, kenaikan harga pangan tentunya akan mempengaruhi daya beli masyarakat dan dapat mengurangi keterjangkauan masyarakat terhadap pangan. Menanggapi hal ini, Pemerintah Daerah bertindak cepat untuk berupaya mengendalikan inflasi pangan.

Baca Juga:  UGL Kutacane Universitas Swasta Terfavorit Kedua di Aceh

“Melalui Dinas Pangan, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan bekerjasama dengan badan pangan Nasional dan Dinas Pangan provinsi Aceh, berupaya untuk mewujudkan stabilitas pasokan dan harga pangan melalui gerakan pangan murah, sebagaimana dilaksanakan hari ini,” ujarnya.

Disebutkan, melalui gerakan pangan murah tersebut, ia mengharapkan dapat menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan pokok baik ditingkat produsen maupun konsumen. Serta meningkatkan keterjangkauan dan daya beli pangan pokok bagi masyarakat, khususnya Aceh Selatan.

Baca Juga:  Banyak Petani Cabe di Bener Meriah Gagal Panen

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan berharap kiranya pelaksanaan kegiatan gerakan pangan murah ini juga dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Ramadhan. Tentunya Pemerintah Daerah akan mengupayakan agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan di lokasi lainnya di Aceh Selatan,” demikian pungkasnya.

Adapun bahan pangan pokok yang di sediakan pada gerakan pangan murah itu yakni, beras Cap Premium 5 kg Rp.47.000, Gula Pasir 2 kg Rp. 26.000, minyak goreng Bimoli 2 liter Rp. 33.000, telur ayam 1 papan Rp. 46.000, cabe merah keriting 1/2 kg Rp. 33.000, bawang Merah 1/2 kg Rp. 15.000.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.