Jembatan Ambruk, Trado dan Beko BPBD Simeulue “Nyemplung” ke Sungai

Mobil tronton milik BPBD Kabupaten Simeulue bersama beko terjun ke sungai, Rabu (10/05/2023). Foto Dokumentasi Warga sekitar
Bagikan:

“Saat melintas tiba-tiba jembatan ambruk dan mobil trado bersama dengan beko lansung terjun ke sungai,” kata Zulfadli.

Jurnalis : Ardiansyah

ANTARAN|SIMEULUE – Alat berat jenis Beko dan Trado milik milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simeulue “Nyemplung” (tercebur) ke sungai dari atas jembatan penghubung dua kecamatan yakni Kecamatan Salang dan Kecamatan Alafan di Desa Lala Bahagia, Kecamatan Salang kabupaten setempat, Rabu, (10/5/2023).

Kecelakaan ini disebabkan oleh ambruknya jembatan yang kondisinya suda memprihatinkan lantaran terus terkikis abrasi sungai, sebab itu juga ambruknya jembatan ini disinyalir karena tidak mampu menahan kedua alat berat ini saat sedang melintas di atasnya.

Baca Juga:  Pj Bupati Simeulue: Jembatan yang Ambruk di Desa Lala Segera Diperbaiki

Sesuai foto yang beredar diterima Antaran, mobil trado milik BPBD Kabupaten Simeulue masih berada di tengah jembatan dan nyaris nyemplung ke sungai, sedangkan alat berat jenis Beko yang juga milik BPBD Simeulue sudah terjun ke sungai di bawah jembatan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simeulue, Zulfadli membenarkan kejadian itu. Dia berkata, ambruknya jembatan saat keduanya melintas. Melintasi jembatan itu, kedua alat berat ini bertujuan ke Desa Panton Lawe untuk pembuatan penanganan jembatan darurat.

“Saat melintas tiba-tiba jembatan ambruk dan mobil trado bersama dengan beko lansung terjun ke sungai,” kata Zulfadli.

Mobil tronton milik BPBD Kabupaten Simeulue bersama beko terjun ke sungai, Rabu (10/05/2023). Foto Dokumentasi Warga sekitar

Dijelaskan, Beko pertama kali jatuh ke sungai ketika jembatan ambruk. Hal ini karena, Beko berada diatas mobil trado, maka ketika terjadi kemiringan akibat jembatan ambruk beko langsung terjun ke sungai dan trado sempat tersangkut.

Baca Juga:  Sawah Warga Terendam Banjir, Ini Harapan Keuchik Lawe Cimanok

Terpisah, Kepala PUPR Kabupaten Simeulue Zulfata mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan PUPR Aceh terkait ambruknya jembatan itu. Konfirmasi itu, katanya, dibalas oleh PUPR Aceh dengan mengatakan akan segera melakukan penanganan.

“Saya sudah komunikasi dengan PUPR Aceh, juga sudah kita kirim foto dokumentasinya” Kata Kepala PUPR Simeulue.

Ambruknya jembatan ini juga di benarkan oleh Kepala Desa Suak Manang Hasan, Sahadat Abdi mengatakan, jembatan ini ambruk pada, Selasa 09 Mei 2023 pukul 12:00 malam. Ini disinyalir akibat dilalui dua alat berat.

Baca Juga:  Partai PKS Subulussalam Daftarkan 20 Bacaleg Kontestasi Pemilu 2024 ke KIP

“Saat jembatan ambruk trado tertahan di badan jembatan sedangkan beko langsung terjun ke sungai hingga tenggelam tak terlihat. Supir trado dan 3 orang rekannya dalam keadaan selamat dan sudah rawat di puskesmas terdekat,” ucapnya.

Katanya, saat ini jembatan tidak dapat di akses oleh pejalan kaki bahkan roda dua dan roda empat. Warga berharap segera di tangani oleh BPBD mengingat jembatan tersebut merupakan akses utama masyarakat ke kota Sinabang.

“Kita berharap segera di perbaiki, sebab kondisi jembatan sudah tidak bisa di akses sama sekali,” katanya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.