Kadisdik Aceh Buka Expo Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMAN 3 Banda Aceh

Kabid SMA dan PKLK Disdik Aceh gunting pita pembukaan. Foto ANTARAN/ist
Bagikan:

“Dalam kurikulum merdeka siswa diajarkan berprestasi dalam kemandirian, terampil, cerdas yang berkarakter pada nilai-nilai Pancasila,” kata Hamdani.

Jurnalis : Sahidal Andriadi

ANTARAN|BANDA ACEH – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh diwakili Kepala Bidang SMA dan PKLK, Dr Hamdani MPd membuka pelaksanaan expo projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) di SMA Negeri 3 Banda Aceh, pada Sabtu (27/05/2023).

Kabid SMA dan PKLK Disdik Aceh, Hamdani saat membuka acara menyampaikan, projek penguatan profil pelajar pancasila merupakan implementasi dari kurikulum merdeka.

“Dalam kurikulum merdeka siswa diajarkan berprestasi dalam kemandirian, terampil, cerdas yang berkarakter pada nilai-nilai Pancasila,” kata Hamdani.

Diharapkannya, melalui P5 ini kompetensi siswa dan berprilaku sesuai karakter yang ada dalam Pancasila serta bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Baca Juga:  Terkait Usulan Calon Pj Bupati Abdya, Ini Penjelasan Resmi dari DPRK Abdya

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 3 Banda Aceh, Muhibbul Khibri MPd mengatakan, kegiatan expo ini merupakan bagian dari optimalisasi dalam mendorong peserta didik menjadi pelajar yang handal, kompeten dan berkarakter serta berprilaku sesuai dengan nilai- nilai Pancasila.

“Saya mengapresiasi kegiatan ini, sukses expo yang sedang berlangsung merupakan dukungan dari semua guru dan tenaga kependidikan serta kreatifnya peserta didik SMA Negeri 3 Banda Aceh,” ucap Muhibbul.

Lebih lanjut dikatakannya, expo ini merangsang kreatifitas dan kebersamaan seluruh kelurga besar SMA Negeri 3 Banda Aceh.

Terlihat antusias anak-anak sangat tinggi dalam melahirkan inovasi dan merangkai konsep karakter dan budaya SMA Negeri 3 sebagai sekolah penggerak di Banda Aceh.

Baca Juga:  523 Bacaleg dari 21 Mesin Politik Bertarung Rebut 30 Kursi DPRK Aceh Selatan

“Saya berharap dukungan dari berbagai pihak dalam mendampingi anak-anak untuk terus menciptakan karya dan pemantapan karakternya sebagai peserta didik yang cerdas dan bermitra dengan guru-gurunya,” ujar Muhibbul.

Sedangkan Ketua pelaksana, Oesea Sativa MPd melaporkan, tema projek P5 ini adalah “Bergerak Membangun Karakter Melalui Gelar Karya P5 Warga Smantig.”

Tujuan expo projek ini yaitu apresiasi satuan pendidikan kepada para siswa SMA Negeri 3 Banda Aceh yang telah menyelesaikan tema projek selama satu tahun pelajaran.

“Jumlah tema projek untuk tahun pelajaran 2022-2023 ada 4 tema yakni, (1) kearifan lokal, (2) bangunlah jiwa dan raganya, (3) gaya hidup berkelanjutan, (4) kewirausahaan,” sebut Sativa.

Baca Juga:  Suara Petir Menggelegar Keras, Warga Aceh Selatan Meninggal Dunia Mendadak

Lebih lanjut dijelaskannya, tujuan umum dari P5 adalah, membangun karakter siswa melalui kegiatan kurikuler, sehingga menjadi budaya baik di satuan pendidikan, lingkungan keluarga maupun lingkungan masyarakat.

“Dengan kegiatan projek ini ke depan dan seterusnya peserta didik tumbuh menjadi pelajar Pancasila cerdas, berkarakter sesuai dimensi profil pelajar Pancasila,” harap Sativa.

Dalam expo yang berlangsung sehari penuh ini diisi 20 stand yang memamerkan hasil karya siswa, bazar, kuliner serta fashion show hasil kreasi siswa SMA Negeri 3 Banda Aceh.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.