Kadisdik Aceh Dorong Kepala Sekolah untuk Memperkuat Pendidikan di Aceh

Kadisdik Aceh, Alhudri bersama Ketua MKKS SMA Aceh, Muhibbul Khibri serta para pengurus photo bersama dengan peserta dari Kepala SMA se-Aceh, Selasa (13/6/2023). ANTARAN / Foto ist
Bagikan:

“Agar tidak terbentuk kelompok-kelompok yang memecah belah dalam membangun pendidikan Aceh, tetapi mengajak semua pihak untuk bersatu dan kompak,” ujarnya.¬†

Jurnalis : Sahidal Andriadi

ANTARAN|BANDA ACEH – Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Alhudri MM, dengan tegas mendorong para kepala sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh.

Hal ini disampaikannya saat membuka kegiatan konsolidasi dan penguatan kinerja Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA se-Aceh yang berlangsung di Gedung Serbaguna Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Banda Aceh – Aceh Besar, Selasa (13/06/2023).

Dalam sambutannya, Kadisdik Aceh menekankan beberapa hal penting yang perlu diperhatikan oleh para Kepala Sekolah. Serta saling bekerja sama dalam memperbaiki kelemahan dan mengukur kinerja dengan objektif.

“Agar tidak terbentuk kelompok-kelompok yang memecah belah dalam membangun pendidikan Aceh, tetapi mengajak semua pihak untuk bersatu dan kompak,” ujarnya.

Baca Juga:  Pj Gubernur Serahkan SK Pengangkatan PPPK di Aceh Tengah

Salah satu poin yang ditekankan oleh Kadisdik adalah pentingnya supervisi terhadap guru di setiap satuan pendidikan. Serta kepala sekolah untuk aktif melakukan pengawasan dan menghindari terjadinya konflik antara guru dengan guru atau kepala sekolah.

“Kita harus menghormati guru sebagai garda terdepan dalam mencetak generasi penerus bangsa. Tidak ada tempat untuk penghinaan atau perlakuan yang merendahkan mereka,” tegas Alhudri.

Terkait pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Kadisdik menegaskan agar dilakukan dengan baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku. “Penggunaan dana tersebut harus transparan dan akuntabel demi keberhasilan program pendidikan di Aceh,” katanya.

Disebutkan, dalam upaya menjaga manajemen sekolah yang baik, Kadisdik meminta agar kepala sekolah mengisi dan mengelola data pokok pendidikan (Dapodik) dengan baik sesuai dengan kebutuhan.

Baca Juga:  Kapolres Nagan Raya Gelar Jum'at Curhat Dengan Tenaga Pendidik

Alhudri juga menekankan pentingnya pengawasan yang baik terhadap pelaksanaan program-program pendidikan di setiap sekolah dan pelaksanaan Program Bersih Estetis dan Indah (BEREH) di setiap sekolah.

“Kebersihan adalah setengah dari iman, dan dengan menjaga kebersihan lingkungan sekolah, kita dapat menciptakan suasana belajar yang nyaman dan kondusif,” ucap Alhudri.

Sebagai penutup, Kadisdik menekankan pentingnya kesetiaan dan loyalitas dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.

Kadisdik yang juga Pj Bupati Gayo Lues mengingatkan seluruh peserta bahwa hal ini merupakan amanah dari Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

“Diharapkan semoga pesan-pesan yang disampaikan disampaikan tadi dapat menjadi motivasi bagi para kepala sekolah dalam membangun pendidikan yang lebih baik di Aceh,” pinta Alhudri.

Sementara itu, Ketua MKKS SMS Provinisi Aceh, Muhibbul Khibri MPd menyampaikan, rapat koordinasi ini dihadiri 70 orang Kepala SMA se-Aceh ditambah pengurus MKKS SMA yang berada di Banda Aceh, totalnya 80 orang peserta.

Baca Juga:  KIP Aceh Selatan Nonton Bareng Bersama Santri Pesantren Jabal Rahmah

“Kegiatan ini disamping merumuskan program MKKS juga diberikan penguatan MKKS dengan melibatkan narasumber dari Inspektorat Aceh, Bappeda Aceh dan PWI Aceh,” kata Muhibbul.

Dikatakannya, rapat koordinasi yang berlangsung selama dua hari ini bertujuan untuk penguatan MKKS SMA se-Aceh yang merupakan program untuk bersinergi dalam membangun kebersamaan dan penguatan kompetensi MKKS seluruh Aceh.

Kita terus berupaya berkoordinasi dan bermitra untuk pendidikan Aceh yang lebih hebat, saatnya kita berkolaborasi menjawab tantangan pendidikan dengan mengedepankan solusi bijak bersama pengurus MKKS SMA.

“Kegiatan ini sangat penting dalam rangka penguatan dan pengembangan kompetensi kepala sekolah, seterusnya diadopsi di kabupaten/kota dalam rangka pengembangan sekolah yang kompetitif,” ungkap Muhibbul.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.