Kadisdikbud Aceh Selatan “Digorok” di Anjungan PKA-8

Kadisdikbud Aceh Selatan, Akmal AH, S.Pd saat leher digorok dalam atraksi Rapa'i Debus di Anjungan PKA. ANTARAN/Istimewa
Bagikan:

“Atraksi mengerikan ditampilkan di anjungan PKA-8 Aceh Selatan. Group Rapa’i debus menggorok leher Kadisdikbud dan Staf Ahli tetapi tidak melukai,” kata Aulia Krisdayati Lubis.

Jurnalis: Sudirman Hamid.

ANTARAN | BANDA ACEH – Selama pergelutan Pekan Kebudayaan Aceh (PKA)-8 Tahun 2023 berlangsung, Anjungan Kabupaten Aceh Selatan tidak pernah sepi pengunjung. Penyebabnya, di anjungan tersebut banyak ditemui dan dipamerkan keunikan, fasilitas tradisional, adat dan seni budaya serta rempah-rempah.

Diantara desakan penonton, warga asal Sumateta Utara, Aulia Krisdayanti Lubis,
mengaku tetarik dan menyeramkam ketika Rapai Debus beratraksi dengan senjata tajam dan gergaji mesin (sinso).

Baca Juga:  Pra TMMD ke 118 di Mulai, Kodim 0107/Aceh Selatan Langsung Kerjakan Sasaran Fisik

“Atraksi mengerikan ditampilkan di anjungan PKA-8 Aceh Selatan. Group Rapa’i debus menggorok leher Kadisdikbud dan Staf Ahli,” kata Aulia Krisdayati Lubis mengaku terhipnotis.

Dirinya mengetahui dari pembawa acara, bahwa orang yang digorok di atas pentas itu adalah pejabat Aceh Selatan. Namun gorokan parang yang dilakukan pedebus tidak melukai leher Akmal AH, S.Pd dan H Lahmuddin, S.Sos.

Bukan hanya itu, tambah sumber, Kadisdikbud dan Staf Ahli Aceh Selatan juga mampu memutuskan rantai besi berukuran besar.

Baca Juga:  Batik Motif Khas Aceh Singkil Dilirik Pengunjung Dari Pulau Jawa dan Lampung

“Bukan main hebatnya kontingen Aceh Selatan. Pantas saja anjungan mereka tidak pernah sepi dari pengunjung. InsyaAllah, pengelaman ini akan saya ceritakan kepada teman-teman di Sumatera Utara,” imbuhnya seraya mengabadikan dengan camera ponsel.

Amatan antaran, penampilan Rapa’i debus pimpinan Teuku Muhasbi yang memperagakan ilmu kekebalan tubuh, sontak saja membuat penonton terpukau. Dalam hitungan menit, gelombang masa menyeruak memadati anjungan Aceh Selatan.

Baca Juga:  Disdik Abdya Matangkan Kesiapan Jelang PKA Ke-8 di Banda Aceh

Kadisdikbud Aceh Selatan, Akmal AH, S.Pd yang dikonfirmasi membenarkan dirinya ikut atraksi debus untuk menghibur dan menyemarakan pebtas seni budaya PKA.

“Iya bang, leher saya dan pak Lahmuddin digorok saat beratraksi Rapa’i debus. Ini hanya permainan belaka untuk menghibur penonton. Kita ambil sisi positifnya saja bang,” papar Akmal.

Disampaikan Kadisdikbud, awalnya dirinya merasa takut kalau terjadi apa-apa. Ternyata setelah dicoba, tidak terjadi apa-apa. Seni itu memang indah dan mengasyikan,” tutup Akmal. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.