Kajari Aceh Selatan Kunjungi Rumah Sakit Lapangan Bencana Ladang Rimba

Kajari Aceh Selatan, Heru Anggoro, SH. MH (tengah, baju PDL) didampingi Direktur RSUD-YA Tapaktuan dr Syah Mahdi, Sp. PD, Kalak BPBD H Zainal, SE, M, Si, Danramil Trumon Tengah dan petugas medis berfoto bareng di depan RS Lapangan Ladang Rimba. ANTARAN/Ist.
Bagikan:

“Suatu penghargaan bapak Kajari Aceh Selatan berkunjung ke Rumah Sakit Lapangan Bencana Ladang Rimba, Trumon Tengah. Selain meninjau pasien, ia juga memberi support kepada petugas,” kata dr. Syah Mahdi, Sp.PD.

Jurnalis : Sudirman Hamid

ANTARAN|TAPAKTUAN – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Selatan, Heru Anggoro, SH. MH mengunjungi dan meninjau pasien yang berobat dan menjalani rawatan di Rumah Sakit (RS) Lapangan/Bencana paska banjir bandang, Rabu (6/12/2023) sekira pukul 10.00 WIB.

Koordinator RS Lapangan/Bencana Ladang Rimba yang juga Direktur Rumah Sakit Umum Daerah-dr H Yuliddin Away (RSUD-YA) Tapaktuan, dr H Syah Mahdi, Sp.PD menyebutkan, tadi bapak Kajari datang ke Ladang Rimba untuk meninjau kondisi banjir bandang.

Baca Juga:  Gelar Buka Puasa Bersama, Ini Harapan Ketua PPP Abdya

“Sebuah penghargaan, bapak Kajari Aceh Selatan berkunjung ke Rumah Sakit Lapangan Bencana Ladang Rimba, Trumon Tengah. Selain meninjau pasien, ia juga memberi support kepada petugas,” ujar dr. Syah Mahdi, Sp.PD kepada antaran melalui sambungan seluler.

Menurut Syah Mahdi, bapak Heru Anggoro memberi motivasi dan menyemangati petugas untuk terus bekerja dengan gigih dalam rangka percepatan pemulihan paska banjir bandang, terutama disektor pelayanan kesehatan masyarakat.

Baca Juga:  Pj Bupati Gayo Lues Himbau Masyarakat Waspada Terhadap Kebakaran 

Disampaikan Syah Mahdi, sejak tanggal 30 November sampai 6 Desember 2023, sesuai rekam medik jumlah pasien rawat jalan di pos UPTD Puskesmas Ladang Rimba tembus 200 orang dengan berbagai diagnosa. Diantaranya 46 pasien masuk Unit Gawat Darurat (UGD).

Adapun jenis penyakit yang ditangani di UGD meliputi; obs Febris, Hipertensi, Dermatitis, Abses, ISPA, DM tipe II, Asma bronkiale, Vulnus laceratum, Vulnus punctum, Luka bakar, Dyspepsia, Gout arthritis, Gea dan
Obs Vomitus.

Baca Juga:  Sambut HUT ke 78 TNI, Kodim 0107/Aceh Selatan Gelar Bhakti Sosial

Hingga hari ini, kata Syah Mahdi, jumlah pasien menjalani rawat inap sudah 10 orang. Indikasi penyakit yang diderita; Obs. Febris, CHF, GERD, HEG, Absen, Bronchitis + DM tipe II, GEA dan Hipertensi + DM tipe II.

“Sebagian warga terdampak banjir bandang menderita ISPA, bila tidak ditangani dengan cepat bisa menjadi lebih parah dan minimbulkan Pneumonia (infeksi paru) yang serius,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.