Kasi Humas Polres Aceh Selatan Hadiri Pemakaman Ketua Satgas SAR Asel

Kasi Humas Polres Aceh Selatan hadiri pemakaman almarhum Ketua Satgas SAR Aceh Selatan May Fendri. ANTARAN / Foto ist
Bagikan:

“Semoga beliau diampuni dosa dosanya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan,” ucap AKP Adam.

Jurnalis : Sahidal Andriadi

ANTARAN|TAPAKTUAN – Kapolres Aceh Selatan AKBP Nova Suryandaru SIK yang diwakili Kasi Humas AKP Adam Sugiarto turut menghadiri acara prosesi pemakaman almarhum May Fendri, Ketua Satgas SAR Aceh Selatan, yang berada di gampong Gunung Kerambil Kecamatan Tapaktuan Aceh Selatan, Rabu (20/09/2023).

Kapolres Aceh Selatan melalui Kasi Humas, AKP Adam Sugiarto pada kesempatan tersebut menyampaikan, keluarga besar Polres Aceh Selatan turut berduka cita atas meninggalkan almarhum May Fendri.

Baca Juga:  Sukseskan Vaksinasi, Kodim Aceh Selatan Laksanakan Suntik Vaksin Dosis ke Tiga

“Semoga beliau diampuni dosa dosanya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan,” ucap AKP Adam. Selama ini Almarhum aktif dan banyak membantu kami dalam mempublikasikan kegiatan Polres Aceh Selatan melalui Media Online,” ungkap AKP Adam.

Seperti diketahui, Almarhum May Fendry selain Ketua Satgas SAR Aceh Selatan, almarhum juga berkiprah di dunia jurnalistik serta aktif di Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Baca Juga:  Tingkatkan Layanan Publik, Dr Nurdin Lakukan Sidak ke RSUD Teuku Umar

Dedikasinya yang tinggi terhadap kepedulian sosial kemanusiaan melalui upaya pencarian, pertolongan, dan penyelamatan darurat yang menjadikan Almarhum sosok yang banyak dikenal masyarakat.

Sesuai keterangan Kepala Basarnas Kota Banda Aceh, Ibnu Harris Al Hussain dikutip dari berbagai media menyebutkan, almarhum May Fendry meninggal dunia pada saat menyelam di perairan Pulo Tuan, Kecamatan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (19/09/2023) siang.

May Fendry bersama lima orang temannya menyelam di Pulo Tuan dalam rangka melakukan survey terumbu karang. Saat melakukan penyelaman, terjadi permasalahan (trouble) yang mengakibatkan korban tidak sadarkan diri.

Baca Juga:  Pemkab Gayo Lues Serahkan Aset Ke Bandara

Korban kemudian di evakuasi dari Pulo Tuan ke Pelabuhan Ulee Lheue, dan selanjutnya dibawa dengan ambulance ke RSUD Meuraxa. Pada pukul 14.15 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit. Pada hari itu juga Jenazah Almarhum dibawa pulang untuk dimakamkan di kampung halaman.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.