KBIHU Surya Arafah Aisyiyah Abdya Buka Pelatihan, Bimbingan Manasik Haji dan Umrah

KBIHU Surya Arafah Aisyiyah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mulai melakukan pelatihan, bimbingan Manasik Haji dan Umrah untuk calon jamaah haji tahun 2024, Sabtu (07/10/2023). ANTARAN / Syamsurizal
Bagikan:

“Kegiatan pelatihan dan bimbingan ini dijadwalkan sampai 32 kali pertemuan atau hingga nanti masuk tahapan haji. Perlu juga saya jelaskan bahwa KBIHU Surya Arafah Aisyiyah Abdya ini sudah beroperasi sejak tahun 1993 dan sudah mengantongi izin kegiatan,” kata Hj, Hafnizar.

Jurnalis : Syamsurizal

ANTARAN|BLANGPIDIE – KBIHU Surya Arafah Aisyiyah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mulai melakukan pelatihan, bimbingan Manasik Haji dan Umrah untuk calon jamaah haji tahun 2024, Sabtu (07/10/2023).

Kegiatan ini diperuntukkan kepada jemaah calon haji yang telah mendaftar yakni berjumlah 52 orang baik dari Abdya maupun kabupaten tetangga dan berlangsung di Komplek Masjid At-Taqwa Blangpidie, Kecamatan Blangpidie, kabupaten setempat.

Ketua Yayasan KBIHU Surya Arafah Aisyiyah Abdya Hj, Hafnizar, A.Ma.Pd dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin dab terprogram untuk membimbing jemaah.

Baca Juga:  Wacana Jadi Contoh Bangkit Dari Kemiskinan, Suak Nibong Dipantau BRIN

Kegiatan ini bertujuan agar para jemaah nantinya bisa mandiri dalam melaksanakan semua rangkaian dalam melaksanakan ibadah haji dan umrah di tanah suci mekah.

“Kegiatan pelatihan dan bimbingan ini dijadwalkan sampai 32 kali pertemuan atau hingga nanti masuk tahapan haji. Perlu juga saya jelaskan bahwa KBIHU Surya Arafah Aisyiyah Abdya ini sudah beroperasi sejak tahun 1993 dan sudah mengantongi izin kegiatan,” kata Hj, Hafnizar.

Menurutnya, sangat banyak yang akan didapat oleh para calon jemaah dengan mengikuti pelantihan dan bimbingan seperti ini, setiap ibadah tentu memiliki syarat dan ketentuan sendiri.

“Seperti Ibadah haji yang memerlukan tenaga yang lebih kuat karena lebih lama di tanah suci. Tentu disana kita akan jauh dengan sanak keluarga, maka kita tentu harus mandiri dan mampu melaksanakan semua tahapan dengan sebenar-benarnya,” ucapnya.

Baca Juga:  Ekonomi Aceh Selatan Berdenyut, Daya Beli Warga Meningkat

Lanjutnya, untuk sempurna melaksanakan semua ketentuan dalam berhaji dan umrah, tentu harus punya ilmu, maka diharapkan bapak-ibuk dapat mengikuti semua pelatihan ini dengan sebaik-baiknya.

“Tentu harapan kita semoga jemaah yang akan berangkat nanti dapat haji mabrur,” sebutnya.

Sementara pimpinan daerah Muhammadiyah Abdya, Nazli Hasan, SAg saat memberi sambutan dan membuka kegiatan meminta semua calon jamaah agar ikhlas dan sabar dalam menerima ilmu dalam kegiatan ini.

“Tentu kita tidak bisa pastikan apa yang akan terjadi ketika nanti kita di Arab Saudi, maka kuatkan diri, jaga kesehatan, semoga dengan doa yang terus kita panjatkan dapat sempurna nanti kita melaksanakan haji,” kata dia.

Baca Juga:  YARA Desak Pj Bupati Aceh Singkil "Eksekusi" Seluruh Rekomendasi KASN

Disebutkan, perjalanan haji adalah perjalanan spiritual, karena kita akan meninggalkan keluarga besar di tanah kelahiran, bahkan negara. Untuk diketahui juga bahwa yang berangkat haji nanti adalah mereka yang dipanggil oleh Allah.

“Karena panggilan Allah janganlah sombong, niatkan diri untuk ikhlas, jaga kesehatan, jaga pola makan, apalagi kebanyakan dari kita sudah berumur. Kita harus berbenah diri,” ucapnya.

Ditegaskan, haji bukan semata untuk mengambil titel, tapi harus bisa mengupdate diri menjadi lebih baik setelah nanti pulang dari Haji. Jangan sia-siakan waktu tunggu untuk berhaji.

“Karena kalau ketika sampai disana tidak sempurna melaksanakan haji tentu sangat disayangkan waktu tunggu sekian lama. Maka kita harapkan kepada semua jemaah untuk benar-benar mengikuti pelatihan ini,” katanya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.