Kebakaran Jelang Subuh Musnahkan Rumah dan Mobil di Subulussalam

Rumah yang terbakar, Minggu (7/5/2023) jelang subuh. ANTARAN/Ist.
Bagikan:

“Bersama rumah yang rusak berat itu ikut musnah satu unit mobil Toyota Terios dan sepeda motor milik korban,” ungkap Madin Cibro.

Jurnalis: Khairul

ANTARAN|SUBULUSSALAM – Kebakaran jelang subuh di Kota Subulusalam musnahkan satu unit rumah bersama satu unit mobil dan sepeda motor, Minggu (7/5/2023).

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Subulussalam, Madin Cibro, S.Sos mengatakan, kebakaran terjadi di Kampong Penanggalan, Kecamatan Penanggalan sekira pukul 04.20 WIB menimpa rumah Risman B, dihuni enam jiwa.

Baca Juga:  Jalanan Sepi, Warga Aceh Selatan Padati TPS Memberi Hak Pilih

“Bersama rumah yang rusak berat itu ikut musnah satu unit mobil Toyota Terios dan sepeda motor milik korban. Rumah milik Risman B di sana persis berbatas dengan rumah makan milik yang bersangkutan, Singon, Jalan Teuku Umar Penanggalan,” ungkap Madin Cibro, saat dikonfirmasi antaran, Minggu (7/5).

Tidak kurang dari 27 personel dengan menggunakan tiga unit mobil pemadam kebakaran berhasil menjinakkan api dalam waktu sekira 25 menit. Tidak ada korban jiwa, namun belum dapat ditaksir besar kerugian material. Sementara penyebab kebajaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib.

Baca Juga:  Resmi Ditutup, Ini Daftar 10 Besar Juara MTQ Aceh Ke-35

“Dengan kejadian ini, setidaknya selama 2023 tercatat lima kali terjadi kebakaran di Kota Subulussalam,” ujarnya.

Berawal, 7 Februari di Penanggalan Timur menimpa satu unit rumah bedeng dihuni empat KK. Lalu 20 Maret tiga unit rumah kontruksi kayu di Jontor dihuni 14 jiwa dan 6 April di Singgersing berakibat seorang warga meninggal dan dua unit rumah terbakar. Terakhir, 12 April menghanguskan tiga unit sepeda motor dan dua unit rumah di Perumahan Irada, Subulussalam Barat.

Baca Juga:  Lagi, Kebakaran Kembali Hanguskan Rumah Warga Subulussalam

“Terhadap rumah yang terbakar terdahulu, pihak BPBD setempat telah membangun rumah hunian sementara (huntara), selain sejumlah bantuan lain dari dinas terkait,” demikian kata Madin Cibro. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.