Kejari Abdya Berikan Penyuluhan Hukum Kepada Pelaku UMKM

TALI ASIH : Kajari Abdya, Heru Widjatmiko, SH MH menyerahkan tali asih kepada masyarakat penerima manfaat secara simbolis dalam kegiatan penyuluhan hukum bagi pelaku UMKM di gedung serba guna Kejari setempat, Senin (09/01/2023). ANTARANNEWS.COM/AGUS
Bagikan:

Pada kesempatan itu, Heru berharap, dengan adanya pola penyuluhan hukum yang inovatif itu dapat memberikan nilai lebih melalui edukasi kepada para pelaku UMKM sekaligus sebagai bukti nyata kedekatan Kejari Abdya dengan pelaku UMKM dalam upaya mendorong dan memberikan pendampingan hukum.

Jurnalis : Agus

ANTARANNEWS.COM|BLANGPIDIE –Kejaksaan Negeri Aceh Barat Daya (Abdya), berikan penyuluhan hukum bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dalam wilayah kabupaten setempat. Kegiatan yang bekerjasama dengan PT Pegadaian (Persero) Cabang Blangpidie itu berlangsung gedung serba guna Kejari Abdya, Senin (09/01/2023)

Kajari Abdya, Heru Widjatmiko, SH MH dalam kesempatan itu mengatakan, program penyuluhan hukum yang diberikan itu merupakan amanat Jaksa Agung dalam instruksinya nomor 004/A/J.A/08/2012. Hal itu bertujuan untuk memberikan edukasi, pemahaman hukum kepada masyarakat dan memberikan kesadaran hukum kepada masyarakat.

Kegiatan derektif pola penyuluhan hukum yang dilakukan pihaknya itu mengusung tema “melalui penyuluhan hukum kita tingkatkan UMKM Abdya yang lebih maju” merupakan tema yang sesuai dan sejalan dengan arah kebijakan pemerintah serta Kejaksaan terkait upaya pemulihan ekonomi juga menekan laju inflasi.

Baca Juga:  Pj Bupati Simeulue Hadiri Penutupan Ekspedisi Kampung Bahari Yang Digelar PEMA UTU

Para pelaku UMKM dalam kegiatan itu diberikan materi tentang upaya Kejari Abdya ikut menyukseskan program pemerintah dalam peningkatan ekonomi daerah, terkait perlindungan konsumen, sosialisasi perizinan usaha, sosialisasi UMKM serta sosialisasi pembiayaan bagi pelaku UMKM dengan menghadirkan pemateri dari lingkungan Kejari Abdya serta sejumlah kepala dinas di lingkup Pemkab Abdya.

Pada kesempatan itu, Heru berharap, dengan adanya pola penyuluhan hukum yang inovatif itu dapat memberikan nilai lebih melalui edukasi kepada para pelaku UMKM sekaligus sebagai bukti nyata kedekatan Kejari Abdya dengan pelaku UMKM dalam upaya mendorong dan memberikan pendampingan hukum.

Tidak hanya, sambungnya, penyuluhan hukum bagi pelaku UMKM, Kejari Abdya juga menyediakan stand UMKM yang menampilkan aneka ragam produk sebagai upaya promosi kepada masyarakat, sehingga dapat memberikan spirit kepada pelaku UMKM lainnya.

Baca Juga:  Kejari Abdya Didesak Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi PT. CA

“Kemudian pemberian tali asih berupa kursi roda dan tongkat bagi penyandang disabilitas, penyaluran sembako dan bazar, pemberian bantuan kepada keluarga korban bencana kebakaran yang semuanya merupakan wujud konkrit kepedulian,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga menyediakan stand layanan kemudahan bagi masyarakat berupa pengambilan tilang, pengambilan barang bukti, layanan konsultasi hukum serta melakukan pelelangan barang bukti berupa handphone dan sepeda motor.

“Kegiatan ini merupakan program Kejaksaan RI mendukung program pemerintah dalam upaya pemulihan ekonomi nasional pasca Covid-19. Kegiatan tersebut juga sebagai bentuk mendukung pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional. Penyuluhan hukum bagi pelaku UMKM ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemudahan bagi pelaku UMKM dalam mengelola usahanya juga dalam memberi perlindungan bagi konsumen,” sebutnya.

Sementara itu Asisten Pemerintahan Setdakab Abdya, Musawir S.Sos mengatakan atas nama Pemkab Abdya pihaknya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kejari Abdya atas terlaksananya kegiatan penyuluhan hukum bagi pelaku UMKM, bazar, pemberian tali asih dan kemudahan layanan hukum lainnya.

Baca Juga:  Ketua PWM: Pendirian Rumah Sakit Muhammadiyah di Aceh Program Prioritas PP

Dia berharap, melalui penyuluhan hukum ini nantinya dapat menambah pemahaman pelaku UMKM terutama mengenai semua produk-produk hukum yang mengikat dengan kehidupan sehari-hari. Kepada para peserta, diingatkan untuk serius mengikuti penyuluhan dimaksud dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami harapkan kepada para peserta penyuluhan pada hari ini, agar dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh. Kita hidup di negara hukum, kita harus taat hukum, dan kita tidak diperkenankan melanggar hukum yang ada. Pemerintah dan masyarakat yang sadar hukum akan menciptakan daerah yang aman dan tentram, semoga itu semua dapat kita wujudkan bersama,” imbuhnya.

Hadir dalam kegiatan itu unsur forum komunikasi pimpinan kabupaten (Forkompimkab), sejumlah kepala satuan kerja perangkat kabupaten (SKPK), Camat serta unsur terkaitnnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.