Ketua SAR Aceh Selatan Meninggal Dunia, Sekda Sampaikan Duka Cita

Ketua SAR Kabupaten Aceh Selatan May Fendri. ANTARAN / fot ist
Bagikan:

“Kepada keluarga yang ditinggal agar tabah dalam menghadapi musibah ini, selain itu keluarga besar SAR Aceh Selatan telah kehilangan putra terbaiknya yang selama ini sangat intens melakukan kegiatan kemanusiaan,” ucap Sekda.

Jurnalis : Sahidal Andriadi

ANTARAN|TAPAKTUAN – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan sampai duka cita atas meninggal Ketua Satgas Search And Rescue (SAR) Kabupaten Aceh Selatan, May Fendri SE di perairan Pulo Tuan, Kecamatan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar, pada Selasa (19/09/2023) siang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Selatan Cut Syazalisma S STP, menyampaikan belasungkawa dan duka mendalam atas musibah yang menimpa salah satu putra terbaik yang dimiliki SAR.

Baca Juga:  Tiba di Simeulue, Istri Pj Bupati Aceh Selatan Kunjungi Kafilah MTQ

“Kepada keluarga yang ditinggal agar tabah dalam menghadapi musibah ini, selain itu keluarga besar SAR Aceh Selatan telah kehilangan putra terbaiknya yang selama ini sangat intens melakukan kegiatan kemanusiaan,” ucap Sekda.

Sekda juga mengisahkan, tentang dedikasi dan kepedulian almarhum di bidang sosial dan kemanusian melalui upaya pencarian, pertolongan dan penyelamatan darurat.

Lebih lanjut, kata Sekda, Almarhum May Fendri selain Ketua Satgas SAR Aceh Selatan terbaik yang dimiliki oleh SAR juga berkiprah di dunia Jurnalistik serta Aktif di Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Baca Juga:  Melayat Ke Rumah Duka Almarhum Abu Tumin, Bupati Tgk Amran Sampaikan Duka Mendalam

Dedikasinya yang tinggi terhadap kepedulian sosial dan kemanusiaan melalui upaya pencarian, pertolongan, dan penyelamatan darurat yang menjadikan Almarhum sosok yang banyak membantu orang lain di berbagai bidang.

“Kontribusinya sejak awal bergabung dengan SAR hingga akhir hayatnya, patut kita apresiasi. Oleh karena itu, mari kita do’akan agar almarhum diampuni segala dosanya, dan diterima seluruh amal ibadahnya,” ucap Sekda.

Seperti yang diketahui, dari keterangan Kepala Basarnas Banda Aceh, Ibnu Harris Al Hussain, yang dimuat pada beberapa media, almarhum May Fendri meninggal dunia pada saat menyelam di perairan Pulo Tuan, Kecamatan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar.

Baca Juga:  Reteb Sehat Puskiyai Aceh di Abdya Mampu Tangkal Virus Luar Dalam

Dirinya bersama lima orang rekan menyelam di Pulo Tuan dalam rangka melakukan survey terumbu karang. Saat melakukan penyelaman, terjadi trouble yang mengakibatkan korban tidak sadarkan diri.

Korban kemudian dievakuasi dari Pulo Tuan ke Pelabuhan Ulee Lheue, dan selanjutnya dibawa dengan ambulance ke RSUD Meuraxa. Pada pukul 14.15 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.