KIP Abdya Imbau Tidak Memasang Alat Peraga Kampanye di Tempat Ini

Ketua KIP Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Iswandi. Antaran/istimewa.
Bagikan:

“Para pihak kita imbau tidak memasang alat peraga kampanye sembarangan,” kata Iswandi.

Jurnalis : Syamsurizal

ANTARAN|BLANGPIDIE – Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Iswandi SH MH mengimbau Partai Politik dan kelompok masyarakat untuk tidak memasang alat peraga kampanye di sembarang tempat.

“Para pihak kita imbau tidak memasang alat peraga kampanye sembarangan,” kata Iswandi, menjawab Antaran, Minggu (27/8/2023).

Baca Juga:  Polres Bener Meriah Raih Treasury Award DJPB Provinsi Aceh

Sebab, katanya, terkait pemasangan alat peraga kampanye sudah diatur dalam PKPU Nomor 15 tahun 2023 tentang kampanye Pemilu yakni pada pasal 71. “Dalam pasal itu mengatur tentang larangan dipasang pada tempat umum,” ucapnya.

Disebutnya, tempat-tempat terlarang itu meliputi, tempat ibadah, Gedung Milik Negara dan atau TNI/POLRI, Rumah Sakit atau Pelayanan Masyarakat, Tempat Pendidikan, Sekolah dan atau Perguruan Tinggi, Fasilitas Tertentu Milik Negara dan Fasilitas Lainnya yang dapat Mengganggu Ketertiban Umum.

Baca Juga:  Pemkab Aceh Selatan Terima Penghargaan AMI Ke IX Tahun 2023, Ini Kata Sekda Aceh Selatan

“Untuk menjaga ketertiban Penyelenggaraan Tahapan Pemilu Tahun 2024, maka kita imbau agar Partai Politik atau Kelompok Masyarakat tidak memasang Bendera Partai Politik, Baliho dan Alat Peraga Sosialisasi yang menyerupai Alat Peraga Kampanye pada tempat umum termasuk fasilitas milik TNI/POLRI dan BUMN/BUMD, selama masa sebelum Kampanye, masa Kampanye maupun masa setelah kampanye,” sebutnya.

Dia juga mengimbau masyarakat untuk sekiranya melihat alat peraga kampanye ini sudah terpasang ditempat dilarang itu, untuk melapor kepada pihaknya atau bisa juga kepada pihak Panwaslih.

Baca Juga:  Ikut Apel Gelar Pasukan Seulawah, Ini Kata Kadis PU Gayo Lues

“Untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan, masyarakat kita imbau untuk melapor kepada pihak kita atau boleh kepada Panwaslih, untuk kemudian kami tindak lanjuti,” katanya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.