KIP Gayo Lues Gelar Simulasi Tungsura dan Sirekap

KIP Kabupaten Gayo Lues gelar simulasi Tungsura dan Sirekap dalam Pemilu tahun 2024. Simulasi digelar di lapangan Pancasila, Rabu (24/01/2024). ANTARAN / Bayu Y
Bagikan:

“Pembelajaran dalam simulasi ini agar disampaikan secara berjenjang kepada anggota PPS / PPK dan kepada yang terlibat langsung pada Pemilu 2024 nantinya,” paparnya.

Jurnalis : Bayu Y

ANTARAN|BLANGKEJEREN – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Gayo Lues gelar simulasi Tungsura (Pemungutan Perhitungan dan Rekapitulasi hasil perhitungan perolehan Suara dan Sirekap (Sistem Informasi Rekapitulasi suara) dalam Pemilu tahun 2024. Simulasi digelar di lapangan Pancasila, Rabu (24/01/2024).

Simulasi diikuti oleh seluruh KPPS Kecamatan dan perwakilan partai politik. Hadir menyaksikan Kapolres Gayo Lues, Kajari Gayo Lues, Ketua dan Anggota KIP Gayo Lues.

Baca Juga:  Parah, Harga Sawit Sudah Ambruk 82,7 Persen

Ketua KIP Gayo Lues, Khairuddin. S.Pd mengatakan, simulasi dilakukan guna meminimalisir kesalahan pada pelaksanaan pencoblosan dan perhitungan suara.

Kepada seluruh KPPS, Khairuddin meminta untuk mengikuti dengan baik pelaksanaan simulasi, bila ada hal yang belum dipahami untuk di tanyakan agar dalam pelaksanaan yang sebenarnya tidak terjadi kesalahan.

Ia juga berharap hasil dari simulasi dijadikan sebagai pembelajaran dalam pelaksanaan Pemilu yang sebenarnya nanti. “Pembelajaran dalam simulasi ini agar disampaikan secara berjenjang kepada anggota PPS / PPK dan kepada yang terlibat langsung pada Pemilu 2024 nantinya,” paparnya.

Baca Juga:  Sukses Ungkap Kasus Bom Ikan, Personel Polres Simeulue dan Warga Sipil Terima Penghargaan

Kapolres Gayo Lues, AKBP Setyawan Eko Prasetyo SIK menyebutkan, selama ini dalam kehidupan kita membiasakan hal salah, untuk itu sekarang kita harus bisa membiasakan hal yang benar.

Ia berpesan agar kesalahan kesalahan yang lalu jangan sampai berulang, cukup kita jadikan sebagai pembelajaran untuk melengkapi apa yang menjadi kekurangan pada pemilu yang akan datang.

“Kita pernah mengalami satu tragedi pada Pemilu tahun-tahun sebelumnya, hal tersebut jangan sampai terulang lagi. Kita harus bisa mengantisipasinya dengan sebaik mungkin dan bisa membaca kelahan dari awal. Jadikan simulasi sebagai pengalaman dalam menjalan Lemilu yang sebenarnya,” tegas Kapolres.

Baca Juga:  Kontribusi Masyarakat Pakpak Untuk Himpak Keniscayaan

Eko berharap segala permasalahan bisa dibatasi pada tingkat bawak. Oleh karena itu menurutnya perlunya komunikasi agar tidak kurang pemahaman agar tidak menjadi blunder.

“Polres akan memonitor secara langsung dengan live streming. Kami tidak melihat angka tapi kami melihat dari mata keamanan. Semangat bekerja dengan ke ikhlasan kita serahkan kepada Allah SWT,” paparnya.

Selain itu Polres meminta agar personil melakukan survey lokasi tempat TPS dimana personil ditugaskan agar pada hari H personel tidak kecarian tempat tugasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.