Kisah Pilu, Saat Ikut Seleksi Ayah Calon Paskibraka Nasional Asal Aceh Selatan Meninggal Dunia

Siswa SMAN I Tapaktuan, Aceh Selatan Muhammad Yusran Ar-Razzaq (tengah) Calon Paskibraka berfoto bersama kepala sekolah dan dewan guru di halaman sekolah. ANTARAN/Istimewa.
Bagikan:

“Saat sedang mengikuti seleksi administrasi Paskibraka tingkat nasional di Banda Aceh, orang yang selalu memberi semangat dan membimbing saya berpulang ke rahmatullah. Ayah tercinta pergi untuk selama-lamanya,” ujar Muhammad Yusran Ar-Razzaq.

Jurnalis : Sudirman Hamid

ANTARAN|TAPAKTUAN – Siswa SMAN I Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan salah seorang dari dua putra-putri di Provinsi Aceh terpilih sebagai calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional di Banjarmasin 2024.

Berdasarkan Surat Keputusan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Pusat Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan Nomor: 55/PE.00.04/06/2024 tentang verifikasi Calon Paskibraka tingkat pusat tahun 2024 tertanggal 21 Juni 2024 yang ditandatangani Ir Prakoso, MM menyatakan, Muhammad Yusran Ar-Razzaq dan Dzawata Maghfura Zukhri lulus sebagai calon Paskibraka.

Baca Juga:  Lulus Tes Wawancara, 456 Calon Anggota PPS Abdya Dilantik Besok

Mengutip penyampaiannya kepada wartawan, Muhammad Yusran Ar-Razzaq didampingi Kepala SMAN I Tapaktuan, Afnidar, S.Pd menuturkan kisah pilu pada saat detik-detik mengikuti seleksi administrasi calon Paskibraka di Banda Aceh.

Dengan lapal terbata-terbata ia mengakui, ditengah-tengah kefokusan mengikuti seleksi, sang ayah tercinta almarhum Tengku Anis DS meninggal dunia pada tanggal 6 Mei 2024 di Gampong (desa) Air Berudang, Tapaktuan.

Surat Keputusan (SK) kelulusan dua siswa-siswi Aceh sebagai calon Paskibraka Pusat di IKN, Banjarmasin. ANTARAN/Istimewa.

“Diiringi derai air mata, kala itu perasaan dan gairah untuk mengikuti seleksi nyaris terkubur dengan hilangnya sosok tempat bersandar. Namun dorongan dan dukungan ibu dan keluarga, sanak famili serta dewan guru memberi energi baru untuk saya terus berjuang mewujudkan Impian sang ayah yang telah tiada,” paparnya saat disambangi di SMAN I Tapaktuan, Minggu (23/6/2024).

Baca Juga:  Aceh Jaya Terima SK Penetapan Pengelolaan Hutan Adat Dari Presiden

Sepeninggal ayah, tambah remaja kelahiran 23 Juni 2008, spirit yang menyala turut dikobarkan sang ibunda Surnida, beliau terus-terus menyemangati agar saya bertahan dan tidak pulang kampung mengikuti fardhu kifayah almarhum ayah.

Berbekal doa dari semua pihak, Alhamdulillah saya dinyatakan lulus seleksi calon Paskibraka Pusat. Duka dan kepiluan yang saya alami berbuah kebahagian, semoga impian masyarakat Aceh Selatan dan orang tua serta dewan guru dapat terwujud.

“Atas keberhasilan sementara sebagai calon Paskibraka nasional, hendaknya menjadikan almarhum ayah lebih tenang di alam kubur dan mendapat tempat yang layak di sisi Allah,” ulasnya.

Kepala SMAN I Tapaktuan, Afnidar, S.Pd turut memberi dukungan penuh dan menyemangati Muhammad Yusran Ar-Razzaq untuk terus berjuang melanjutkan cita-cita dan dambaan orang tua. Cobaan itu merupakan ujian untuk berbenah dan menuju kesuksesan.

Baca Juga:  Satu Unit Rumah Warga di Kluet Timur Terbakar

Katanya, atas prestasi yang telah diraih Muhammad Yusran Ar-Razzaq sebagai calon Paskibraka nasional menjadi masyarakat Aceh Selatan bangga dan akan terinspirasi bagi siswa-siswi lain untuk berjuang dengan gigih. Prestasi ini bagian terpenting bagi SMAN I Tapaktuan dan seluruh warga Aceh Selatan.

“Selain orang tua dan sanak famili, seluruh dewan guru SMAN I Tapaktuan terus memotivasi, menyemangati dan memberi semangat agar Muhammad Yusran Ar-Razzaq menjadi sosok yang tegar. Doa kami senantiasa menyertai langkah perjuangan Muhammad Yusran hingga benar-benar tampil di hadapan Presiden RI, Joko Widodo pada 17 Agustus 2024 di Ibu Kota Nasional (IKN), Banjarmasin,” tutup Afnidar.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.