Kompor Gas Bocor, Rumah Warga Aceh Selatan Dilalap Api

Kondisi asap tebal saat rumah Amiruddin mulai dilalap api di Gampong Gunung Kerambil, Tapaktuan, Aceh Selatan. ANTARAN/Sudirman Hamid
Bagikan:

“Berawal dari kompor gas yang diduga bocor, api memercik dan cepat membesar. Masyarakat berusaha melakukan pemadaman manual, namun tidak tertangani. Bagian dalam rumah habis terbakar,” kata Keuchik Gunung Kerambil Taufiq.

Jurnalis: Sudirman Hamid

ANTARAN | TAPAKTUAN – Rumah warga Gampong (desa) Gunung Kerambil, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan yang berada di lingkungan padat penduduk dilalap sijago merah, ba’da Shalat Jamaah Jum’at, (17/11/2023) sekira pukul 14.00 wib.

Pantauan antaran, rumah semi permanen milik Amiruddin (62) tahun, warga Gunung Kerambil, Tapaktuan, Aceh Selatan hanya tersisa bagian dinding. Sementara perabotan, atap dan pelapon serta isi dalam lainnya melepuh disantap api.

Baca Juga:  Keluhkan Jatah BBM, Persatuan Dum Truk Simeulue Temui Pj Bupati Ahmadlyah

Keuchik (Kepala desa) Gunung Kerambil, Taufiq (54) yang diwawancarai antaran menyebutkan, sehabis pulang Shalat Jumat, warga sekitar dikejutkan dengan suara teriakan minta tolong diiringi kepulan asap tebal dari rumah korban.

“Sontak saja masyarakat berdatangan dan berupaya memberi pertolongan pemadaman api secara manual. Namun kobaran api tidak mampu dibendung. Beruntung armada pemadam kebakaran cepat datang,” ujar Taufiq.

Suasana rumah Amiruddin terbakar pada saat mobil pemadam berhasil melumpuhkan kobaran api. ANTARAN / Sudirman Hamid

Menurut pengakuan anggota kekuarga korban, sumber api berasal dari kompor gas yang bocor. Pihak korban juga sudah berusaha memadamkan api namun tidak berhasil, ungkapnya.

“Berawal dari kompor gas yang diduga bocor, api memercik dan cepat membesar. Masyarakar berusaha melakukan pemadaman manual, namun tidak tertangani. Bagian dalam rumah habis terbakar,” kata Taufiq.

Baca Juga:  Bertepatan Listrik Hidup, SDN I Lhok Pawoh Aceh Selatan Terbakar

Saat kobaran api membesar, warga dibantu personel TNI-Polri berusaha memutuskan mata rantai api agar tidak merayap ke samping kiri kanan bangunan yang berhimpitan. Sebagian berusaha menyelamatkan harta benda milik korban dan tetangga lain dengan cara mengosongkan isi rumah.

Pasca kebakaran, selain kehilangan tempat tinggal, korban Amiruddin juga kehilangan sejumlah harta benda. Sebagian alat ekektronik dan barang jualan dalam kios depan rumah berhasil diselamatkan.

“Saat ini korban bersama dua Kepala Keluarga (KK) yang mendiami rumah musibah tersebut terpaksa mengungsi ke rumah tetangga di depannya,” terang Keuchik Gunung Kerambil.

Baca Juga:  Kebakaran Jelang Subuh Musnahkan Rumah dan Mobil di Subulussalam

Terpisah, Kepala Bagian (Kabid) Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan, Arismaulida Monkuba, S.STP mengakui, begitu mendapat laporan ada kebakaran di Gunung Kerambil, pihak langsung terjun ke lokasi.

“Mengingat lokasi kebakaran berada di lingkungan padat perumahan, BPBD menerjunkan tiga unit armada pemadam. Alhamdulillah, atas kerja keras yang cepat dan tepat serta diiringi doa-doa mssyarakat, kobaran api berhasil diatasi,” papar Arismaulida Monkuba.

Titik api padam total dalam tenggat waktu lebih kurang satu jam dengan melibatkan dua Mobil Pemadam Pos induk Tapaktuan dibantu satu armada Pos Sawang, tutup Arismaulida. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.