Kondisi Jalan Nasional di Aceh Selatan Sudah Sepatutnya Diaspal Ulang

Bagikan:

ANTARANNEWS.COM, TAPAKTUAN – Koordinator LSM Lembaga Independen Bersih Aceh Selatan (LIBAS), Mayfendri SE menilai kondisi jalan nasional di Kabupaten Aceh Selatan dari Kecamatan Labuhanhaji Barat hingga Kecamatan Trumon Timur, sudah sepatutnya diaspal ulang.

“Soalnya, kondisi badan jalan di Aceh Selatan ini sudah menipis dan berlubang sehingga perlu dilakukan pengaspalan ulang,” kata Mayfendri kepada wartawan di Tapaktuan, Minggu (6/3/2022).

Menurut dia, rehabilitasi badan jalan nasional dengan menutup lubang yang dilakukan setiap tahun itu tidak optimal.

Baca Juga:  Terkait Penataan Dapil Kluet Raya, Kantor KIP Aceh Selatan di Demo APKR

“Sebab, menutup lubang atau tambal sulam yang dilakukan setiap tahun tersebut tidak bertahan lama,” ungkapnya.

Sehingga lanjutnya, setelah dilakukan tambal sulam badan jalan nasional di beberapa kawasan di Aceh Selatan ini kembali rusak dan berlubang.

“Lubang – lubang dan keretakan badan jalan ini terlihat hampir menyeluruh kecamatan baik dari Kecamatan Labuhanhaji Barat hingga Kecamatan Trumon Timur,” ujarnya.

Hal ini terjadi sambungnya, karena aspal di badan jalan nasional telah berusia belasan tahun hingga saat ini belum pernah dilakukan pengaspalan ulang.

Baca Juga:  Sering tak Dapat Tiket Menyeberang ke Nias, Supir Angkutan di Pelabuhan Singkil Minta Keadilan

“Padahal jalan nasional di Aceh Selatan ini merupakan lintasan penghubung antar provinsi maupun antar barat selatan Aceh,” sebutnya.

Ia juga mengatakan, alangkah baiknya Kepala Balai Jalan Nasional Aceh dapat mengusulkan peningkatan jalan tersebut dengan pengaspalan menerus merata.

“Karena jalan dari Krueng Baru Kecamatan Labuhanhaji Barat hingga ke kota Tapaktuan sudah lama tidak dilakukan pengaspalan,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.