Kontinu Dilakukan Upaya Penurunan Stunting di Suka Makmur

Pj Kepala Kampong Suka Makmur, Nurasiah, S.Pd suapkan makanan kepada seorang anak saat kunjungan BAAS, Senin (20/05/2024). ANTARAN/Khairul
Bagikan:

“Kami tugaskan seorang kader KB Kampong mengantarkan makanan ke rumah anak stunting,” pesan WA Lely Aspina.

Jurnalis : Khairul 

ANTARAN|SUBULUSSALAM – Upaya penurunan stunting di Kampong Suka Makmur, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam secara kontinu terus dilakukan pihak terkait.

Upaya itu disusul Kunjungan Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS), yakni Ketua MPD Subulussalam pada Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) anak stunting di Kantor Kepala Kampong Suka Makmur, Senin (20/05/2024).

Diketahui, pada kunjungan kedua BAAS di sana, terkonfirmasi jika penurunan kasus stunting dari semula, November 2023 terdapat 26 kasus menjadi 15 kasus pada Mei 2024 sangat menggembirakan.

Baca Juga:  Pemkab Aceh Selatan Gelar Gotroy Massal, Ini Kata Kadis LH

Kunjungan BAAS juga dihadiri Prana Astaman SH, Koordinator Balai KB, Pj Kepala Kampong Suka Makmur, Nurasiah, S.Pd, Sekcam Simpang Kiri, Mustakim Boangmanalu, Nanda Syahputra SKM dari Puskesmas Simpang Kiri.

Selain itu juga Ahli Gizi Ramalia Purba, Bhabin Kamtibmas, Yuslianto, Bidan Kampong Suka Makmur, Lely Aspina Manik, Am.Keb, sejumlah perangkat kampong dan BPK Suka Makmur serta orang tua dan anak stunting.

Baca Juga:  Sekwan : Teuku Cut Rahman Bukan Anggota DPRK lagi, Tidak Ada Gaji dan Tunjangan
MAKANAN anak stunting siap untuk diantarkan, Rabu (29/05/2024). ANTARAN/Ist

Satgas Stunting Provinsi Aceh, Tarmizi pada kesempatan itu menyebut jika hasil survey terakhir stunting, Kota Subulussalam menduduki tingkat ke-11 terbaik se-Aceh. Dari 786 kasus turun menjadi 553 kasus.

Pj Kepala Kampong Suka Makmur, Nurasiah, S.Pd tegaskan, pihaknya berkomitmen menurunkan kasus stunting menjadi zero di daerahnya.

Bidan Kampong Suka Makmur, Lely Aspina Manik, Am.Keb dikonfirmasi, AntaranNews.com, Rabu (29/05/2024) terkait batas waktu pemberian makanan, disebut tergantung dana. Namun diperkirakan sepekan ke depan, pemberian makanan bulan kedua tersebut aman.

Baca Juga:  Ratusan Peserta Ikuti Tahfidz Camp 4 MTsN 1 Abdya

Dikatakan, sebulan pemberian makanan tahun 2023 dinilai berhasil menurunkan stunting. Soal kendala, ada sebagian kecil mengundurkan diri karena terlalu memakan waktu setiap hari menjemput makanan ke pos yang sudah ditentukan.

Namun mengantisipasi kendala itu, pihaknya memanfaatkan seorang kader KB Kampong dalam dua pekan ini mengantarkan makanan anak stunting ke rumah-rumah yang bersangkutan.

“Kami tugaskan seorang kader KB Kampong mengantarkan makanan ke rumah anak stunting,” pesan WA Lely Aspina.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.