Kontribusi Masyarakat Pakpak Untuk Himpak Keniscayaan

Keluarga besar Himpak foto bersama dengan Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, SE dan istri, Hj. Mariani Harahap, SE pada momen PKA VIII Aceh, November 2023 lalu. ANTARAN/Dokumen
Bagikan:

Menyikapi langkah sejumlah anggota dan pengurus Himpak yang ikut dalam kontestasi Calon Anggota Legislatif (Caleg), khusus di Kota Subulussalam, Suhadi mengajak keluarga besar Himpak menyatukan persepsi.

Jurnalis : Khairul

ANTARAN|SUBULUSSALAM – Tuntutan kontribusi masyarakat Pakpak yang berdomisili di Kota Subulussalam khususnya dan Provinsi Aceh secara umum demi keberadaan, kemajuan hingga perkembangan Organisasi Kemasyarakatan Himpunan Masyarakat Pakpak (Ormas Himpak) ke depan dinilai sebagai keniscayaan atau tidak boleh tidak harus ada.

Maka idealnya, semua etnis atau suku Pakpak diingatkan dan diajak untuk terus berkontribusi agar etnis ini tidak ‘terpinggirkan’, baik hari kini, besok atau lusa, sesuai tuntutan dan perkembangan zaman.

Demikian antara lain Ketua dan Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Himpak, Aceh, R. Suhadi Berutu dan Anes Kabeaken dalam sejumlah pertemuan dengan keluarga besar Himpak, termasuk saat pertemuan rutin Himpak, Sabtu (20/1/2024) lalu di Kampong Kuta Tengah, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam.

Baca Juga:  Atlet SBC Abdya Siap Bersaing dan Raih Kemenangan

Alasan keduanya, pada pelantikan serentak Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpak Subulussalam (SK DPP 6 Juni 2022), Aceh Singkil (SK DPP, 23 Maret 2022) dan DPW Aceh (SK DPP 3 November 2022) oleh Ketua DPP Himpak, Drs. H. Citra Efendi Capah, MSP dan dihadiri Wali Kota, H. Affan Alfian Bintang, SE.

Ketua DPW Himpak, R. Suhadi Berutu (kanan), Caleg DPRA Dapil 9 Aceh, Khaldum Berutu (dua kiri) mengapit Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, SE saat Pelantikan Lima Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpak se-Kota Subulussalam, 9 Agustus 2023 lalu di Kampong Suka Makmur, Simpang Kiri. ANTARAN/Dokumen

Selain itu juga hadir unsur perwakilan Forkopimda, mewakili Ketua MAA Provinsi Aceh, Bakhtiar AR serta jajaran DPD Himpak, seperti Pakpak Bharat, Dairi dan Karo serta sejumlah komunitas Pakpak Sumatera Utara di Hotel Hermes One Kota Subulussalam, 12 November 2022 lalu, Bakhtiar AR memberi sambutan ingatkan agar Himpak ke depan mampu dan terus berkontribusi mewarnai adat dan budaya yang beragam di Provinsi Aceh.

Baca Juga:  Kerja Keras Pj Bupati Aceh Selatan, Pertikaian Mahasiswa Berakhir Damai

Bahkan, MAA melihat Aceh kaya etnis. Setiap etnis, adat membawa keberagaman yang harus berikhtiar menuju kebersamaan dan kesatuan, bersanding bukan bertanding.

Masyarakat Pakpak pun dinilai telah banyak memberi peran, sumbangsih, mewarnai lembaga-lembaga yang ada di Aceh. Diingatkan, Himpak harus bisa bersinergi, berkontribusi mewarnai adat dan budaya di Aceh dalam koridor Syariat Islam.

Menyelami pesan ini, Suhadi nilai jika indikasi kurang perhatian warga Pakpak, meski telah bergabung di Himpak harus menjadi pemikiran dan evaluasi semua pihak terkait.

Akomodir berbagai ide, masukan dan pemikiran dari semua komponen itu demi mewujudkan Himpak yang lebih bermartabat.

Baca Juga:  DPRK Aceh Selatan Minta PLN Tapaktuan Tunda Pemindahan Mesin

Sementara partisipasi Himpak dalam meramaikan rangkaian Pembukaan dan Karnaval Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) VIII pekan pertama November 2023 lalu di Banda Aceh harus menjadi motivasi jika Himpak harus terus menebar kiprahnya, kini dan masa mendatang di daerah ini.

Menyikapi langkah sejumlah anggota dan pengurus Himpak yang ikut dalam kontestasi Calon Anggota Legislatif (Caleg), khusus di Kota Subulussalam, Suhadi mengajak keluarga besar Himpak menyatukan persepsi.

Alasan dia, diyakini mereka yang menjadi kontestan, seperti Abdul Hamid Padang alias Joka, Ustaz Awaluddin Bancin dan Jajulle Anakampun punya latar belakang pengalaman yang mumpuni, baik di organisasi maupun kemasyarakatan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.