Koordinator MPO Aceh : Rakyat Aceh Menolak Perpanjangan Pj Gubernur Aceh

Koordinator Masyarakat Pengawal Otsus (MPO) Aceh, Syakya Meirizal
Bagikan:

“Kami rakyat Aceh menolak perpanjangan. Kami meminta kepada bapak presiden dan Mendagri untuk mengusulkan dan menetapkan putra Aceh sendiri sebagai Pj Gubernur Aceh dimasa yang akan datang,” harapnya.

Jurnalis : Sahidal Andriadi

ANTARAN|BANDA ACEH – Sehubungan dengan akan berakhirnya masa jabatan Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Ahcmad Marzuki, Koordinator Masyarakat Pengawal Otsus (MPO) Aceh, Syakya Meirizal sampaikan pesan terbuka untuk Presiden Joko Widodo dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Dikutip dari akun tiktok miliknya, pada Selasa (13/06/2023) Syakya Meirizal menyebutkan, selama hampir satu tahun masa jabatan Pj Gubernur Aceh, Ahcmad Marzuki dinilai memiliki kinerja yang sangat buruk.

Baca Juga:  Anggota DPRK Abdya Syamsul Rizal Serap Aspirasi Masyarakat Dapil ll

“Yang bersangkutan tidak mampu mengurus berbagai persoalan menyangkut hajat hidup rakyat Aceh, yang bersangkutan juga tidak mampu menjaga tata kelola pemerintahan, tata kelola anggaran dan tidak mampu mengawal jalannya pembangunan, baik agenda pembangunan Nasional maupun agenda pembangunan Daerah yang ada di seluruh Aceh,” sebut Syakya.

Dia juga menilai, selama kepemimpinan Pj Gubernur Aceh yang dijabat oleh Ahcmad Marzuki, rakyat Aceh seakan-akan tidak memiliki pemimpin. “Karna yang bersangkutan sangat jarang muncul dihadapan publik, sangat jarang berbicara terkait dengan berbagai persoalan rakyat,” ujarnya.

Karena itu, sambungnya, rakyat Aceh mengharapkan kepada Presiden Joko Widodo dan Menteri Dalam Negeri untuk tidak mengusulkan dan menetapkan Ahcmad Marzuki sebagai Pj Gubernur Aceh.

Baca Juga:  Ditengah Krisis Masyarakat Masih Maksimal Berqurban, Bupati Gayo Lues Beri Apresiasi

“Kami rakyat Aceh menolak perpanjangan. Kami meminta kepada bapak presiden dan Mendagri untuk mengusulkan dan menetapkan putra Aceh sendiri sebagai Pj Gubernur Aceh dimasa yang akan datang,” harapnya.

Dia juga menyebutkan, putra sendirilah yang mampu memimpin Aceh dan memahami berbagai persoalan yang ada di Aceh yang mampu memahami kultur dan kearifan lokal yang ada di Aceh.

“Mengingat kami telah memberikan kesempatan kepada orang luar Aceh untuk memimpin Aceh, namun terbukti telah gagal,” sebut Syakya.

Lebih lanjut, Syakya Meirizal mencotohkan Provinsi di Papua, bahwa semua Pj Gubernur yang dijuluki bumi Candrawasih itu, semuanya Pj Gubernurnya ditunjuk dari putra Papua sendiri.

Baca Juga:  Ruslan M. Daud Diusung Bacalon Gubernur Aceh, Begini Kata Aktivis Muda Aceh Selatan

“Jika di provisi – provinsi Papua semuanya Pj Gubernur ditunjuk dari putra Papua sendiri, kenapa di Aceh tidak bisa putra Aceh sendiri. Ada 5,4 juta rakyat Aceh, yang ada di Aceh dan ada ratusan ribu masyarakat Aceh di luar Aceh,” katanya.

Dia juga meyakini, ada banyak putra Aceh memiliki potensi untuk ditunjuk menjadi Pj Gubernur Aceh. “Karena itu sekali bapak Presiden kami mohon untuk tidak memperpanjang jabatan saudara Ahcmad Marzuki sebagai Pj Gubernur Aceh dan menunjuk putra Aceh sebagai Pj Gubernur Aceh yang akan datang,” demikian harapnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.