Lansia di Aceh Singkil Ditemukan Tewas Tergantung

Tim Inafis Polres Aceh Singkil saat melakukan identifikasi TKP, menunjukkan kain berwarna pink yang masih terikat dikusen pintu, yang dipergunakan korban gantung diri, Selasa (22/8/2023). ANTARAN/Dok.Humas Polres
Bagikan:

“Korban ditemukan dalam keadaan posisi tergantung dikusen pintu rumah, saat saudaranya TF pulang ke rumah itu,” kata Akhirullah.

Jurnalis : Helmi

ANTARAN|SINGKIL – Pria lanjut usia (Lansia) Warga Kecamatan Singkohor, Kabupaten Aceh Singkil ditemukan tewas tergantung oleh saudaranya sendiri, pada pukul.06:00 WIB, Selasa (22/8) kemarin.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Singkohor, Ipda Akhirullah, Rabu (23/8/2023) mengungkapkan, identitas korban yang ditemukan sudah meninggal dunia karena tergantung itu, JR (58) warga Kecamatan Singkohor.

Baca Juga:  Dibantu Personel Gabungan, BNN RI Musnahkan Ladang Ganja di Aceh Selatan

“Korban ditemukan dalam keadaan posisi tergantung dikusen pintu rumah, saat saudaranya TF pulang ke rumah itu,” kata Akhirullah.

Melihat kejadian itu TF langsung mendatangi Mapolsek Singkohor pada Pukul.07:10 WIB. Setelah menerima laporan tersebut, lanjut Ipda Akhirullah, pihaknya langsung melaporkan kejadian ini kepada tim Inafis Polres Aceh Singkil untuk melakukan identifikasi lebih lanjut terkait dugaan bunuh diri.

“Selanjutnya berdasarkan keterangan saksi TF, korban yang sudah tidak bernyawa itu ditemukan tergantung pada kusen pintu rumah menggunakan kain berwarna pink. Saksi juga mengungkapkan bahwa korban JR, diduga melakukan aksinya ketika rumah dalam keadaan sepi,” ungkapnya.

Baca Juga:  Ketua IGI Daerah Abdya Periode 2024-2028 Dilantik

Selain itu, lanjut Ipda Akhirullah, menurut keterangan warga setempat, korban juga pernah berusaha bunuh diri pada Februari lalu. Namun usaha tersebut berhasil dihalangi oleh anggota keluarga.

Kepala Bidang Organisasi (KBO) Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Singkil, Ipda Ardiansah mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan korban murni tewas karena bunuh diri.

“Tanda-tanda bukti dari pemeriksaan visual dan medis menunjukkan sperma keluar, leher bengkak akibat ikatan, serta tidak adanya tanda-tanda luka akibat kekerasan pada tubuh korban,” kata Ardiansyah.(*)

Baca Juga:  Belanja Abdya di KUA PPAS Perubahan Tahun 2023 Bertambah Rp 7 Miliar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.