Lestarikan Bahasa Daerah, Kecamatan Kluet Timur Terapkan Bahasa Daerah di Pengumuman

Rapat Kerja Penyusunan Program Kerja Majelis Adat Aceh (MAA) Kecamatan Kluet Timur akhir tahun 2021. Foto IST
Bagikan:

“Di tahun ini telah disepakati akan diterapkan dan diwajibkan penggunaan bahasa daerah kepada penduduk maupun bukan penduduk di Kecamatan Kluet Timur. Akan ada 1 hari secara rutin dalam sebulan dimana penggunaan bahasa daerah diwajibkan,” sebut Camat Gusmawi.

Jurnalis : Sahidal Andriadi

ANTARANNEWS.COM|TAPAKTUAN – Guna melestarikan bahasa daerah, Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan terapkan bahasa daerah saat menyampaikan informasi tertulis maupun pengumuman kepada masyarakat dengan bahasa Kluet maupun Bahasa Aceh.

Gusmawi Mustafa, SE kepada antarannews.com, Jum’at (18/11/2022) mengatakan, penerapan bahasa daerah pada setiap informasi itu menjadi program Majelis Adat Aceh (MAA) Kecamatan Kluet Timur.

Baca Juga:  Keceriaan Para Bocah Bersemi, Kala Bustami dan Mellani Berbagi Amplop Idul Fitri

“Di tahun ini telah disepakati akan diterapkan dan diwajibkan penggunaan bahasa daerah kepada penduduk maupun bukan penduduk di Kecamatan Kluet Timur. Akan ada 1 hari secara rutin dalam sebulan dimana penggunaan bahasa daerah diwajibkan,” sebut Camat Gusmawi.

Dikatakannya, pihaknya telah menyurati seluruh Keuchik dalam Kecamatan Kluet Timur, agar dalam setiap Informasi dan pengumuman baik yang berasal dari Kabupaten maupun Kecamatan ataupun dari Gampong diterjemahkan ke dalam bahasa daerah.

Baca Juga:  PT. PPI Jajaki Kerja Sama dengan Dinas Pariwisata Gayo Lues

“Sebagai upaya kita dalam melestarikan penggunaan bahasa daerah, selain itu akan memudahkan bagi masyarakat dalam menerima informasi, memahami secara lebih khusus dan menjadikan lebih spesial untuk dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.

Lanjut Camat Gusmawi, penggunaan bahasa daerah pada setiap pengumuman informasi kepada masyarakat untuk menjaga kelestarian bahasa daerah di daerah tersebut.

“Dengan adanya program ini, Sehingga penggunaan bahasa daerah (Bahasa Kluet dan Bahasa Aceh-red) semakin terjaga dan terlestarikan,” demikian katanya.

Sementara itu, Yusnir Hasan, S Pd, Ketua MAA Kecamatan Kluet Timu mengatakan, guna diterapkanya penggunaan bahasa daerah pada setiap informasi dan pengumuman bagi masyarakat agar memudahkan masyarakat yang kurang memahami bahasa Indonesia.

Baca Juga:  Pemkab Nagan Raya Sampaikan Dua Rancangan Qanun

“Untuk menjaga dan melestarikan bahasa Kluet, agar tidak berubah dalam penyebutan dan makna yang sebenarnya. Serta membiasakan bahasa Kluet sebagai bahasa ibu, untuk menambah kecintaan terhadap bahasa Kluet itu sendiri yang merupakan bagaian dari khasanah budaya daerah dan Nasional dan sebagai upaya mempertahankan identitas diri bagi orang Kluet,” demikian sebut Yusnir.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.