Masyarakat Aceh Singkil Harapkan Lanjutan Pekerjaan Jalan Kilangan-Kuala Baru

Mobil Dinas Pj Gubernur Bustami Hamzah bersama rombongan saat melintasi bebatuan hidup dan air pasang laut, di badan jalan Desa Kilangan menuju Desa Kayu Menang, Minggu (28/4) kemarin. ANTARAN/HELMI
Bagikan:

* Mobil Ketua DPRA Sangkut Di Bailey

“Jalan penghubung Singkil-Kuala Baru harus segera dituntaskan. Karena merupakan akses vital masyarakat yang menghubungkan langsung dengan Aceh Selatan menuju Kota Banda Aceh,” kata Taufik. 

Jurnalis : Helmi

ANTARAN|SINGKIL – Usai membuka kegiatan jalan sehat dalam rangka memeriahkan HUT Aceh Singkil ke-25, Pj Gubernur Aceh H Bustami Hamzah langsung bertolak ke Aceh Selatan, sekaligus menjajal Jalan Kilangan-Kuala Baru, Minggu (28/4/2024).

Iring-iringan mobil mewah pejabat dengan perlahan melewati jalan yang mulai rusak, akibat terkikis air pasang laut dan banjir besar sejak beberapa pekan terakhir.

Harus ekstra hati-hati untuk melintasi jalan ekstrem sepanjang 8 KM sampai ke dermaga rakit penyeberangan, melewati bebatuan hidup yang digenangi air pasang, ditambah jalan berlubang dan berkubang, serta 2 jembatan bailey, agar tidak terperosok dan tergelincir.

Sayangnya, mobil mewah Ketua DPR Aceh yang ikut dalam iringan tersebut sempat tersangkut dan kandas di jembatan bailey dilintasan jalan Desa Kayu Menang, sebelum menyeberangi sungai sejauh sekitar 150 meter dengan rakit perahu masyarakat.

Ketua DPRA Zulfadli bersama penumpang lainnya terpaksa turun dari mobil jenis Alpard, untuk bisa melewati jembatan tersebut.

Baca Juga:  Hasil Muswil DPW PA Abdya, Tgk Abdurahman Ubiet Kembali Terpilih

Sementara itu, Ketua DPRA Zulfadli yang dimintai tanggapannya terkait kondisi jalan tersebut enggan berkomentar. “Wah kalau itu jangan sama saya ya sama Pj Gubernur saja, maaf ya. Rakit mau jalan,” ucap Zulfadli sembari meninggalkan wartawan.

Mobil Ketua DPRA Zulfadli saat tersangkut dan kandas di jembatan bailey, di Desa Kayu Menang, Minggu (28/4). ANTARAN/HELMI

Dengan kondisi lintasan yang sudah semakin rusak akibat tergerus banjir itu, masyarakat berharap agar lintasan jalan yang menghubungkan Aceh Singkil-Aceh Selatan yang semakin memperihatinkan tersebut, bisa secepatnya diperbaiki kembali.

Termasuk pembangunan jembatan permanen yang saat ini harus menyeberang dengan rakit.

Meski belum bisa dibangun jembatan permanen setidaknya bisa dilakukan peningkatan jalan untuk pengerasan dan pengaspalan, ucap Mansurdin Camat Kuala Baru Aceh Singkil.

Sebelumnya, salah satu anggota DPRK Aceh Singkil Taufik juga berharap agar jalan penghubung Kecamatan Singkil- Kecamatan Kuala Baru bisa segera di aspal seperti Jalan Bulohsema – Trumon Kabupaten Aceh Selatan.

“Jalan penghubung Singkil-Kuala Baru harus segera dituntaskan. Karena merupakan akses vital masyarakat yang menghubungkan langsung dengan Aceh Selatan menuju Kota Banda Aceh,” kata Taufik.

Baca Juga:  Kapolres Aceh Selatan Ajak Masyarakat Dukung Pencegahan Karhutla

Sehingga ke depan pendistribusian bahan pangan masyarakat bisa terus lancar dan harga terkendali. Sebab sudah 6 tahun ini hanya ditimbun badan jalan dari tanah.

“Seperti yang diharapkan masyarakat Kuala Baru, agar jalan provinsi tersebut dapat segera mungkin diselesaikan Dinas Bina Marga Aceh. Sehingga distribusi hasil sumber daya alam (SDA) masyarakat juga bisa lebih mudah,” beber Taufik.

Terkait lanjutan pembangunan Jalan Kilangan-Kuala Baru tersebut, Pj Gubernur Aceh H Bustami Hamzah didampingi Kadis PUPR Aceh Mawardi yang dikonfirmasi AntaranNews.com mengungkapkan, secara kontruksi pekerjaan jembatan sepanjang 400 meter, ditambah oprit sisi kanan dan kiri sepanjang 300 di Desa Kilangan, sudah selesai dikerjakan tinggal tahap pengaspalan.

“Kita selesaikan jalan dulu baru kita aspal semua,” kata Kadis PUPR Mawardi.

Sementara untuk lanjutan pekerjaan jalan Kilangan-Kayu Menang-Kuala Baru masih terkendala karena anggaran Pemerintah Aceh yang terbatas. Begitupun sudah kita upayakan usulkan melalui Inpres ke Jakarta, mudah-mudahan bisa direspon untuk tahun depan.

“Sudah kita usulkan di Rencana Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), mudahan bisa direspon dan kita pertahankan. Untuk lanjutan pekerjaan Jalan Singkil-Kuala Baru diajukan sekitar 15-18 miliar untuk tahun depan. Pelan-pelan kita tuntaskan tapi akselerasinya tidak bertahun-tahun lah semoga malah bisa lebih cepat,” ucap Mawardi.

Baca Juga:  Konfercab III IAI Cabang Abdya Lahirkan Pengurus Baru Priode 2022/2026

Lebih lanjut katanya, untuk pekerjaannya akan dilakukan pengaspalan dan ada 3 jembatan lagi yang harus dibangun. “Mudah-mudahan Pemerintah Aceh punya uang cukup untuk estafet, pelan-pelan akan kita selesaikan,” tambahnya.

Namun untuk tahun ini (2024) ada satu kegiatan pekerjaan jalan yang akan dituntaskan. Yakni jalan Siompin Kecamatan Suro yang akan menghubungkan dengan Desa Sibagindar Kabupaten Pakpak Bharat, dengan kucuran anggaran senilai Rp 35 miliar.

“Begitupun katanya, untuk target penyelesaian pekerjaan sampai tuntas dengan 3 jembatan dan pengaspalan jalan sepanjang 11 Km lagi, diperkirakan akan menelan anggaran mencapai Rp.100 miliar lagi,” pungkas Mawardi.

Sementara itu rencana peresmian Jembatan Kilangan yang sudah dijadwalkan dalam agenda kunjungan kerja Pj Gubernur gagal dilaksanakan, lantaran pekerjaan pengaspalan jembatan belum dilaksanakan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.