Material Longsor Dan Pohon Tumbang Lumpuhkan Arus Lalu Lintas Aceh – Sumut

Kondisi jalan akibat longsor sejak, Jumat malam yang berangsur bisa dilalui sekira pukul 09.30 WIB pagi. (ANTARAN/Ist)
Bagikan:

Kondisi inipun memastikan tidak ada kendaraan yang bisa melintas, baik dari Aceh menuju Sumatera Utara dan sebaliknya, sebelum pekerjaan dilanjutkan, Sabtu pagi.

Jurnalis : Khairul

ANTARAN|SUBULUSSALAM – Material longsoran tanah dan pohon tumbang ke badan jalan di Jalan Nasional Lintas Aceh – Sumut persis di kawasan kedabuhen, Kampong Jontor, Kecamatan Penanggalan, Subulussalam melumpuhkan arus lalu lintas antardua provinsi itu, Jumat (20/10/2023) malam hingga, Sabtu (21/10/2023) jelang siang.

Kronologis kejadian berawal, Jumat (20/10/2023) sekira pukul 21.00 WIB akibat hujan deras dan angin kencang sejak siang, bahkan arus listrik sempat padam sekira pukul 21.00 WIB.  Lalu lintas berangsur normal, Sabtu sekira pukul 10.00 WIB.

Baca Juga:  Bupati Aceh Selatan Hadiri Peringatan 1 Muharram 1444 H di Pesantren Mudi Insafiah

Bentangan pohon kayu besar yang coba dievakuasi menggunakan alat berat beberapa saat pasca kejadian harus ditunda karena kondisi tanah tebing dan labil diperkirakan rawan longsor.

Namun sejumlah personel TNI/Polri, BPJN, instansi terkait serta warga yang turun ke lokasi beberapa saat pasca kejadian berupaya membersihkan material tanah longsor di badan jalan.

Kondisi jalan pasca dibersihkan dan lalu lintas berjalan normal. Namun curah hujan yang masih tinggi, Sabtu mengharuskan pengguna jalan lebih meningkatkan kewaspadaan. ANTARAN / Khairul

Kondisi inipun memastikan tidak ada kendaraan yang bisa melintas, baik dari Aceh menuju Sumatera Utara dan sebaliknya, sebelum pekerjaan dilanjutkan, Sabtu pagi.

Pantauan AntaranNews.com, Sabtu (21/10/2023) sekira pukul 05.00 WIB subuh, sejumlah kendaraan roda empat dan truk dari berbagai jenis parkir di area UPPKB Aceh dan di badan jalan di Kampong Jontor.

Baca Juga:  DPRK Aceh Selatan Minta PLN Tapaktuan Tunda Pemindahan Mesin

Tak cuma itu, puluhan penumpang memenuhi Masjid Al Iman, Jontor persis berhadapan dengan UPPKB dan ikut jamaah subuh. Seorang unsur pengurus masjid akui jika saat tiba di masjid itu untuk shalat subuh ditemukan puluhan warga istirahat di sana dan ikut jamaah subuh.

Sejumlah pengemudi lintas Aceh Sumut kepada AntaranNews.com mengaku jika mereka sudah berada di area UPPKB dan masjid itu sekira pukul 02.30 WIB. Bahkan hingga pukul 07.00 WIB masih menunggu kabar jika arus lalu lintas bisa dilalui.

Seorang warga Lae Ikan, S. Solin dikonfirmasi mengatakan, dirinya harus menunda pulang semalam karena tidak bisa pulang pasca kejadian, Jumat. Diakui, dirinya baru pulang menuju Lae Ikan sekira pukul 09.00 WIB, Sabtu (21/10/2023).

Baca Juga:  Rutan Singkil Hadiri Upacara Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-59

Diketahui pada musim penghujan, musibah longsor, pohon tumbang kerap terjadi di lintas Subulussalam, Aceh – Pakpak Bharat, Sumut persis di kawasan Kedabuhen (antara Kampong Jontor dan Lae Ikan, Kecamatan Penanggalan).

Karenanya, para pengendara lintas di sana diimbau lebih waspada. Selain tebing dan bukit dengan kondisi tanah labil, pepohonan di sisi kiri dan kanan jalan, bahkan jurang, sungai (Lae Kombih) rawan menjadi pemicu musibah, termasuk kecelakaan lalu lintas tunggal acap terjadi di daerah ini.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.