Membahayakan Keselamatan Umum, PPK Diminta Tebang Pohon Terancam Tumbang Ke Badan Jalan

Beberapa batang pohon terembesi yang telah mati dan mengering, masih berdiri tegak di pinggir ruas jalan nasional Kutacane, kendati membahayakan keselamatan umum, Sabtu (05/08/2023). ANTARAN / Amran
Bagikan:

“Sebelum menimbulkan korban jiwa, sebaiknya pihak pengelola jalan segera menebang pohon yang setiap saat membahayakan pengguna jalan yang melintas,” kata Pardi warga Aceh Tenggara.

Jurnalis : Amran

ANTARAN|KUTACANE – Pengguna ruas jalan nasional Batas Gayo Lues- Kota Kutacane meminta pihak PPK, agar menaruh kepedulian terhadap pemeliharaan dan keselamatan umum di lintas tengah Aceh tersebut.

Pasalnya, selain badan jalan yang amblas ke dasar sungai dan ke dasar jurang, beberapa titik ruas jalan nasional di kecamatan Badar menyebabkan rawan terjadinya korban tertimpa pohon pada ruas jalan nasional yang terbilang padat dan ramai tersebut.

Mahdan, salah seorang pengguna jalan di Kutacane mengaku, risih dan was-was ketika melintas di ruas jalan nasional Batas Gayo Lues- Kota Kutacane terutama di kawasan Tanah Merah kecamatan badar yang mengancam keselamatan pengguna jalan.

Baca Juga:  Diguyur Hujan Lebat, Sebagian Kawasan di Aceh Selatan Tergenang Banjir

Disitu, sedikitnya ada 3 batang pohon terembesi yang telah mengering karena telah mati dan menunggu mangsa, namun sampai saat ini masih dibiarkan di pinggir jalan nasional, tanpa ada upaya sedikit pun dari pihak terkait menebang pohon yang bakal tumbang tersebut.

“Pohon Terembesi itu telah lama mati dan mengering dan tampaknya hanya tinggal menunggu waktu saja tumbang ke tengah badan jalan nasional. Sebelum menimbulkan korban jiwa, sebaiknya pihak pengelola jalan segera menebang pohon yang setiap saat membahayakan pengguna jalan yang melintas,” kata Pardi warga Aceh Tenggara.

Jalur jalan nasional di Kecamatan Badar tersebut, merupakan jalur yang padat dan ramai dilewati pengguna jalan terutama kendaraan roda dua, roda empat dan roda tiga. Karena itu, sebelum jatuh korban jiwa dan korban luka parah, sebaiknya pihak pengelola jalan nasional segera bertindak dan jangan tutup menutup mata.

Baca Juga:  MPD Abdya Evaluasi Standar Pendidikan di 50 Sekolah

PPK Jalan nasional ruas Batas Gayo Lues- Kota Kutacane – Batas Sumut, Munawar kepada antaran Jumat (04/08/2023) berdalih, jika tanggung jawab mengamankan pohon mati dan kering yang menggangu kenyamanan dan rentan menyebabkan jatuhnya korban jiwa tertimpa pohon, ada pada pada Dinas Lingkungan Hidup dan Pertamanan Aceh Tenggara dan PLN Kutacane.

Biasanya, ujar Munawar lagi, pihak PLN juga memotong pohon dan cabang pohon yang mengganggu jaringan listrik mereka, terutama jaringan kabel yang terganggu akibat pohon di pinggir jalan yang menganggu jaringan.

Plt Kadis Lingkungan Hidup dan Kebersihan Aceh Tenggara Muhammad Ridwan.S.Sos, kepada antaran, Sabtu (05/08/2023) mengaku, terlebih dahulu akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait, tentang tanggung jawab untuk menebang pohon Terembesi yang telah lama mati di pinggir ruas jalan nasional di kawasan Tanah Merah kecamatan Badar tersebut.

Baca Juga:  Meriahkan HUT RI ke 78, Ratusan Pelajar Abdya Ikuti Pawai Karnaval

Sementara General Maneger PLN Ranting Kutacane, Iskandar kepada antaran, Sabtu (05/08/2023) membantah jika tugas mengamankan atau menebang pohon terembesi yang nyaris tumbang ke badan jalan nasioanal di Kutacane tersebut tugas pihak PLN.

“Kami dari pihak PLN melakukan penebangan, apabila jarak 3 meter dari Kabel listrik dengan izin Dinas terkait, karena tugas PLN itu mengamankan pasokan listrik pada pelanggan dan apabila pohon berdekatan dengan kabel, baru kami eksekusi,” tegas Iskandar, General Manejer PLN Ranting Kutacane.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.