Meneguk Suasana Sore di Panorama Alam RTH Tapaktuan

Kondisi tepi Pantai Taman Pala Indah, RTH Tapaktuan, Aceh Selatan ramai dikunjungi warga saban hari. ANTARAN/Sudirman Hamid.
Bagikan:

“Saat sore hari tiba, ratusan warga dari berbagai penjuru menyesaki tepi partai RTH Tapaktuan. Suasana damai, aman dan nyaman menyatu dengan keindahan alam. Kami dan keluarga turut meneguk nuansa itu,” ucap Munawar.

Jurnalis: Sudirman Hamid

ANTARAN l TAPAKTUAN-Keberadaan Kota kecil di belahan Pantai Barat-Selatan Aceh itu mulai berdenyut, panji-panji perekonomian beringsut tumbuh, menjalar dan membias sinar keemasan. Tapaktuan berjuluk kota legendaris adalah ibukota Kabupaten Aceh Selatan dengan pertumbuhan ekonomi terus meningkat.

“Dulu, selagi saya masih kecil, Tapaktuan bagaikan kota mati. Toko-toko dan cafe belum sebanyak sekarang dan belum ramai pengunjung. Bahkan objek wisata dan penginapan belum di tata dengan baik. Sangat jauh berbeda dengan kondisi sekarang,” ujar Munawar kepada antaran saat bertemu di Taman Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tapaktuan, Rabu (6/3/2024) sore tadi.

Baca Juga:  Abiya Jeunieb : Islam Mengajari Kita Cinta Kasih dan Care Sesama

Pria kelahiran Aceh Selatan dan sudah lama hijrah ke Pulau Jawa itu mengaku kagum melihat kondisi Aceh Selatan kekinian dengan segala perubahan dan perkembangan, termasuk polesan wajah kota yang digenjot pemerintah daerah dan pengusaha.

“Sejak berada di Aceh Selatan, kami dan keluarga sering mengunjungi tempat-tempat wisata, dari Air Dingin sampai ke Pulau Dua. Ketika ambang sore tiba, kami kerap berada di RTH menikmati keindahan alam sembari mencicipi kuliner dan kopi khas Aceh. Bukan main nikmatnya,” papar Munawar.

Baca Juga:  Menyongsong Pilkada Serentak, Kandidat Balon Bupati Aceh Selatan Masih Dramatis

Menurut dia, kemolekan objek wisata Aceh Selatan dan bayangan kota kecil Tapaktuan yang menakjubkan akan menjadi bahan cerita menarik untuk di kabari kepada kerabatnya di Pulau Jawa.

“Dalam waktu dekat saya akan kembali ke Jakarta bang. Foto dan video objek wisata dan keindahan kota Tapaktuan akan saya perlihatkan kepada kerabat di Jakarta sebagai human interest. Hitung-hitung bahan promosi daerahlah bang, biar ramai pengunjung,” ulasnya.

Baca Juga:  13 Rempah Perioritas Aceh Selatan Motor Pertahankan Juara Umum PKA 8

Pantauan antaran, mendekati tibanya bulan puasa, masyarakat mulai melirik objek wisata. Pengunjung bukan hanya penduduk lokal, melainkan dari luar kota dan berbagai provinsi di Indonesia.

“Kami dari Medan, Sumatera Utara bang. Sengaja singgah di tepi Pantai Tapaktuan atau lebih dikenal RTH. Di sini sangat nyaman, alamnya teramat indah dan fantastis. Kondisi ini sulit dinikmati di Medan,” ucap pria mengaku tinggal di Medan Marelan sembari meneguk kopi produsen bang Sakdah. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.