Momentum Peringatan 18 Tahun Tsunami, Dr Nurdin Ajak Kerja Bersama Untuk Kemajuan Aceh Jaya

Dalam rangka peringatan 18 tahun gempa dan tsunami. Pemerintah Aceh Jaya mengelar zikir dan doa bersama serta pemberian santunan untuk anak yatim Aceh Jaya. Kegiatan tersebut berlangsung di Mesjid Islamic Center Kabupaten Aceh Jaya, Senin (26/12/2022). ANTARAN /AL-FARABY
Bagikan:

“Mudah-mudahan dari kegiatan refleksi 18 tahun peristiwa gempa dan tsunami ini dapat menumbuhkan rasa optimisme kita terus kerja bersama demi kemajuan Aceh Jaya dan kemaslahatan masyarakat Aceh Jaya,” ucapnya. 

Jurnalis : Al-Faraby

ANTARANNEWS.COM|CALANG – Dalam rangka peringatan 18 tahun gempa dan tsunami. Pemerintah Aceh Jaya mengelar zikir dan doa bersama serta pemberian santunan untuk anak yatim Aceh Jaya. Kegiatan tersebut berlangsung di Mesjid Islamic Center Kabupaten Aceh Jaya, Senin (26/12/2022).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt Sekda Aceh Jaya, DPRK Aceh Jaya, Kapolres Aceh Jaya, Kajari Aceh Jaya, Dandim 0114 Aceh Jaya, Ketua MPU Aceh Jaya, Ketua MAA Aceh Jaya, Staf Khusus Bupati Aceh Jaya, para Kepala SKPK Aceh Jaya, Tokoh Masyarakat, Ulama dan pihak terkait lainnya.

Baca Juga:  Pemkab Aceh Selatan Peringati Hari Kesehatan Nasional ke 58

Dalam sambutannya, Pj Bupati Aceh Jaya Dr Nurdin menyampaikan rasa syukur karena atas izin Allah pada hari itu bisa berkumpul bersama dengan satu tujuan mengingat kembali bencana gempa dan tsunami 18 tahun yang lalu.

“Mudah-mudahan dari kegiatan refleksi 18 tahun peristiwa gempa dan tsunami ini dapat menumbuhkan rasa optimisme kita terus kerja bersama demi kemajuan Aceh Jaya dan kemaslahatan masyarakat Aceh Jaya,” ucapnya.

Baca Juga:  Puncak Geureutee, Pj Bupati Serahkan Toilet Portabel, Kapolres Atasi Kemacetan

Tambahnya, dasyatnya gempa dan tsunami pada 18 tahun lalu yang menghancurkan Aceh Jaya. Alhamulillah dengan rahmat Allah SWT serta dukungan dan kerjasama dari semua pihak untuk membangun kembali Aceh Jaya pasca musibah tersebut.

“Melihat kilas balik kehancuran Aceh Jaya pada 18 tahun yang lalu akibat gempa dan tsunami. Dan dengan kebangkitan dari titik nadir mengambarkan satu kemajuan cukup mengembirakan di Kabupaten Aceh Jaya,” ungkapnya.

Namun demikian, kata Dr nurdin, jika di bandingkan dengan Kabupaten yang lain pasti ada kekurangan yang harus diperbaiki dan di tingkatkan untuk kemajuan Kabupaten Aceh Jaya. Tentu hal ini juga merupakan dampak yang di timbulkan akibat dari musibah 18 tahun yang lalu.

Baca Juga:  Polres Aceh Singkil Kawal Pawai Takbiran Idul Fitri 1444 Hijriah

“Pengalaman 18 tahun ini dapat dijadikan motivasi kita semua untuk terus bangkit dan berjuang serta bergerak lebih cepat untuk terus membangun demi mengapai kesejahteraan bagi masyarakat Aceh Jaya,” tutur Dr Nurdin.

Mengutip kalimat Cut Nya’ Dhien, lanjutnya, kita tidak akan pernah menang kalau kita selalu mengingat kekalahan kekalahan. Maka untuk itu, Dr Nurdin mengajak Untuk terus optimis menatap masa depan dan memperbaiki apa yang masih kurang dengan semangat kerja bersama.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.