Nikmati Durian Pakpak Bharat, Legit, Manis dan Wangi

Pengurus PWI Aceh Selatan saat mewawancarai penjual durian di Pakpak Barat, Sumatera Utara. ANTARAN / Sudirman Hamid
Bagikan:

“Masyarakat yang melintas, termasuk warga Aceh sering singgah dan mencicipi durian di sini. Aroma dan rasanya punya ciri khas tersendiri,” ujar Idawati Angkat.

Jurnalis : Sudirman Hamid

ANTARAN|MEDAN – Melewati perbatasan Provinsi Aceh dari Subulussalam menuju Medan, Sumatera Utara, kita akan menelusuri jalan nasional Kabupaten Pakpak Bharat, Sidikalang (Dairi) dan Tanah Karo. Alur yang dilalui menyajikan panorama dan gegap gempitanya areal perkebunan serta semburan udara dingin.

Ketika antaran menelusuri kawasan Desa Prolihan, Kecamatan Situlu Tali Orang Jehe (STTUJ), pondokan pinggir jalan di penuhi buah durian yang kebetulan sedang musiman. Bisa jadi musim durian di Pakpak Bharat merupakan estafek dari habisnya masa panen durian di Aceh Selatan bulan Juni 2023.

Baca Juga:  Soal PPPK Guru 2023, Pemko Subulussalam Akan Ikut Rakor di Batam

Rasa ingin tahu harganya dan animo mencicipi berkelayut akibat terbius aroma yang mengundang selera makan. Langsung saja menghampiri sang penjual menyapa dan menanyai harga buah berduri tersebut.

“Mampir bang, silakan dipilih. Kalau yang besar Rp 60 ribu per buah. Ukuran sedang Rp 40 ribu dan buah kecil empat Rp 100 ribu,” ucap Idawati (38), seraya mempersilakan duduk.

“Masyarakat yang melintas, termasuk warga Aceh sering singgah dan mencicipi durian di sini. Aroma dan rasanya punya ciri khas tersendiri.Buah duriannya legit, manis dan wangi serta memiliki tekstur dan warna menarik,” ujar Idawati Angkat.

Baca Juga:  Bantu Petambak, Dandim Abdya Salurkan 15 ribu Bibit Ikan

Menurut Idawati, musim durian kali ini (tahun 2023) tidak terlalu banyak berbuah alias banjir. Maka harganya sedikit mahal ketimbang musim-musim sebelumnya. Durian Pakpak Bharat sudah dikenal ke seantero jagat dan digandrungi peminat hingga Jakarta.

“Karena rasanya memiliki ciri khas tersendiri serta aromanya yang wangi, durian asal Pakpak Bharat jadi buruan pembeli, termasuk saudara-saudara kita dari Aceh,” aku Idawati.

Seorang pembeli lain asal Sumatera Barat, Padang, Leo Andriyana Taringan mengakui rasa durian produksen Pakpak Bharat sangat dikagumi dan menjadi favorit dirinya.

Baca Juga:  Tahun ini, Kabupaten Gayo Lues Masih Mampu Pertahankan WTP

“Benar bang, kalau saya melintas ke daerah ini selalu membeli durian. Jika tidak berpergian, ya saya pesan melalui famili. Pokoknya saya senantiasa mengupingi saat musim durian Pakpak Barat. Soal harga tidak masalah yang penting kepuasan bang,” pungkas Leo Andriyana Tarigan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.