NR, Terduga Pelaku Pelecehan Terhadap Anak Diamankan Polisi

Kapolres Subulussalam AKBP Yhogi Hadi Setiawan, SIK, MIK. Foto Ist
Bagikan:

Berawal kasus ini muncul ketika kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung, di mana pertanyaan yang diajukan NR tidak bisa dijawab murid. Pihak kepolisian tidak merilis bentuk pelecehan yang dilakukan NR. 

Jurnalis : Khairul

ANTARAN|SUBULUSSALAM – NR (50), warga Kecamatan Sultan Daulat, terduga pelaku pelecehan anak di bawah umur diamankan Polres Subulussalam.

Sesuai Laporan Polisi Nomor: LP/B/136/X/2023/SPKT/Polres Subulussalam/Polda Aceh, 18 Oktober 2023 melalui rilisnya diterima AntaranNews.com, Sabtu (21/102023) ditulis, NR diamankan Tim Reserse Kriminal Polres di Mapolsek Sultan Daulat, Jum’at (20/10/2023) sekira pukul 16.00 WIB.

Baca Juga:  PT Socfindo Seumanyam Salur CSR Kepada Warga Kurang Mampu

NR, Aparatur Sipil Negara (ASN), guru salah satu SD dalam Kecamatan Rundeng. Dilakukan pendalaman pihak kepolisian, diyakini lima korban adalah murid NR di tempat dia mengajar.

Berawal kasus ini muncul ketika kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung, di mana pertanyaan yang diajukan NR tidak bisa dijawab murid. Pihak kepolisian tidak merilis bentuk pelecehan yang dilakukan NR.

Pasca kejadian itu, korban mengadu kepada ayahnya ketika dijemput dari sekolah. Kepada ibunya, korban akui jika kejadian serupa juga menimpa temannya yang lain. Atas kasus ini, orang tua korban membuat laporan ke SPKT Polres Subulussalam.

Baca Juga:  Pangdam IM Pimpin Apel Komandan Satuan Kodam Iskandar Muda

NR disangkakan dengan Pasal 47 Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang hukum jinayat. ‘Setiap orang yang dengan sengaja melakukan Jarimah pelecehan seksual, sebagaimana dimaksud dalam pasal 46 terhadap anak, diancam dengan ‘uqubat ta’zir cambuk paling banyak 90 kali atau denda paling banyak 900 gram emas murni atau penjara paling lama 90 bulan.

Terkait kasus ini, Kapolres Subulussalam AKBP Yhogi Hadi Setiawan, SIK, MIK (foto) mengimbau masyarakat, terutama orang tua dan tenaga pendidik agar lebih waspada mengawasi dan mengedukasi anak.

Baca Juga:  Pecah Ban, Satu Unit Pickup Terbalik di Bakongan

Upaya pencegahan dini antara lain bisa dilakukan dengan komunikasi terbuka kepada anak, edukasi dan awasi tanda-tanda peringatan pada psikologis anak.

Polres Subulussalam, kata Yhogi sangat berkomitmen antisipasi kejahatan terhadap anak. Sejumlah kegiatan Jumat Curhat Polres di sekolah dibuat simulasi permainan soal kejahatan seksual, bentuknya dan cara mencegah. Diharapkan menjadi edukasi bagi anak, dapat tercegah dari perbuatan pelecehan dan lainnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.