NU Aceh Ajak Kader Ciptakan Kesejukan Mensukseskan Pemilu 2024

Pj Bupati Aceh Selatan, Cut Syazalisma, S. STP menyampaikan arahan saat membuka Rakor PCNU. ANTARAN / Sudirman Hamid.
Bagikan:

“Rapat Koordinasi lebih mengerucut untuk mengajak kader dan umut menciptakan kesejukan menuju demokrasi madani untuk negeri,” kata Tgk H Faisal Ali. 

Jurnalis : Sudirman Hamid

ANTARAN|TAPAKTUAN – Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Aceh mengajak para kader dan umat untuk menjaga kesejukan dan suasana harmonis dalam menyambut pesta demokrasi 2024 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Ketua PWNU Aceh, Tgk H Faisal Ali (Abu Sibreh) kepada antaran usai pemukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Aceh Selatan di Grand Pantai Putih, Air Dingin, Samadua, Selasa (12/12/2023).

Baca Juga:  Pembunuhan Kasmurni di Bur Leme Ternyata Suaminya Sendiri

“Rapat Koordinasi lebih mengerucut untuk mengajak kader dan umut menciptakan kesejukan menuju demokrasi madani untuk negeri. Jangan gara-gara politik masyarakat bertikai bahkan terjadi pertengkaran dan pecah belah,” kata Tgk H Faisal Ali.

Masyarakat yang memiliki hak pilih, tambah Tgk H Faisal Ali, tentukan pilihan sesuai hati nurani tanpa paksaan dan intimidasi dari pihak manapun. Mari kita jaga dan merawat suasana Aceh tetap kondusif dalam mensukseskan Pemilu 2024.

“Nahdlatul Ulama mendukung upaya pemerintah untuk terlaksananya Pemilu damai, bersih, tertib, aman dan jujur. Para kader harus menciptakan kerukunan dan menghindari perpecahan umat serta tidak terlibat politik praktis,” urai Abu Sibreh.

Baca Juga:  Kapolres Aceh Selatan Lakukan Pengecekan Kesiapan dan Kelengkapan Pos Pelayanan 

Untuk menjaga netralitas, sambung Tgk H Faisal Ali, bagi pengurus Rais Syariah dan Tanfidziyah NU yang terlibat politik praktis atau maju sebagai calon legislatif harus terlebih dahulu mundur dari kepengurusan. Sedangkan untuk kader harus membuat surat non aktif (cuti).

Rakor PCNU Aceh Selatan mengangkat tema “Membangun Konsolidasi umat menuju demokrasi madani untuk negeri” juga dibentuk Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) di 18 kecamatan dalam wilayah tersebut.

Baca Juga:  Camat dan Pengulu Gayo Lues Diminta Jaga Netralitas 

Rakor PCNU dibuka Penjabat (Pj) Bupati Aceh Selatan, Cut Syazalisma, S. STP dan turut dihadiri sejumlah Kepala SKPK, unsur Muspika Samadua serta tokoh masyarakat.

Pj Bupati Aceh Selatan berharap, PCNU menjadi mitra kerja pemerintah, bersinergi dan saling berdampingan dalam mewujudkan pembangunan di segala sektor. Hendaknya, PCNU menjadi penengah dan tampil sebagai penyejuk di tengah-tengah umat.

“Kami menaruh harapan besar dan mengajak semua kader-kader NU terus menjaga kerukunan. Tanpa ulama, negeri seperti tidak bercahaya. Mari kita melangkah agar Aceh Selatan terus jaya,” pungkas Cut Syazalisma. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.