Nurhalim Tanjung Tampil Sebagai Pemateri Peningkatan Kapasitas Jurnalistik

Pemimpin Redaksi Antaran, Sudirman
Bagikan:

“Menimba ilmu pengetahuan untuk peningkatan kapasitas tidak mengenal batas usia bagi siapapun, termasuk wartawan. Tiga nara sumber diterjunkan untuk pembekalan,” kata Sudirman Hamid.

Jurnalis : Sahidal Andriadi

ANTARAN|MEDAN – Sejumlah wartawan yang bergabung di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Selatan dan media AntaranNews.com mengikuti pembekalan peningkatan kapasitas yang akan berlangsung di Aula Meeting Rom, Saka Hotel, Ring Road, Medan, Sumatera Utara, Senin (30/10/2023).

Ikhwal tersebut disampaikan Pemimpin Redaksi antaran, Sudirman Hamid kepada awak media di salah satu penginapan di Medan, Minggu (29/10/2023).

Baca Juga:  Wakili Aceh, Dua Kenshi Bener Meriah Ikuti Kejurnas Kempo di Solo

Katanya, untuk pemantapan kode etik jurnalistik dan tehnik wawancara serta pembelaan hukum bagi insan pers bersertifikat UKW dilaksanakan pelatihan peningkatan kapasitas.

“Menimba ilmu pengetahuan untuk peningkatan kapasitas tidak mengenal batas usia bagi siapapun, termasuk wartawan. Tiga nara sumber diterjunkan untuk pembekalan. Ini sebuah kegiatan penting yang harus diikuti dengan serius,” kata Sudirman Hamid.

Disampaikan, wartawan itu bukan sekedar mengantongi dan memiliki kartu pers (id card) semata, tetapi memiliki hasil karya jurnalistik yang diracik dengan baik dan berimbang dengan mengedepankan kode etik tanpa mengandalkan copy faste.

Baca Juga:  Direktur LSM Ramung Institute: Bubarkan Saja BSI di Aceh

Memantapkan hasil karya sendiri, AntaranNews.com menggelar pelatihan dengan mendatangkan pemateri unggulan (ahli pers) yaitu saudara Nurhalim Tanjung pada tanggal 30-31 Oktober 2023, besok.

Selain Nurhalim Tanjung, sebut Sudirman Hamid, juga tampil dua pemateri lain.”Harapan saya, peserta benar-benar mengikuti acara ini dengan tekun untuk meningkatkan kualitas dalam menyajikan informasi ke publik, mendidik, menghibur dan solusi terhadap berbagai sektor,” papar sosok sekretaris PWI Aceh Selatan itu.

Baca Juga:  Masyarakat Samponiet Peusijuk Pj Bupati

Jika dirunut dari ketersediaan dana, memang jauh dari cukup. Namun dalam sebuah perjuangan tidak mesti melirik sisi finansialnya. Terpenting, ilmu pengetahuan diperoleh walaupun dalam kondisi seefisien mungkin.

Pantauan antaran, selain peserta dan panitia, kegiatan pelatihan turut dimonitoring jajaran Dinas Komimfo Aceh Selatan. “Cek in peserta pada hari ini,” tutup Sudirman Hamid.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.