Oknum Sopir Bus Sekolah Abdya Diancam 200 Kali Cambuk

Wakapolres Abdya, Kompol Asyhari Hendri SH MM memperlihatkan barang bukti kasus pemerkosaan anak di bawah umur dalam keterangan pers di Aula Mapolres setempat, Rabu (17/05/2023). Foto: ANTARAN/Rizal
Bagikan:

“Pelaku memanfaatkan suasana sepi dalam bus sebelum menjemput siswa sekolah lainnya dalam kawasan Jeumpa hingga Babahrot,” kata Wakapolres Asyhari dalam konferensi pers tersebut.

Jurnalis: Rizal

ANTARAN|BLANGPIDIE – Oknum Sopir Bus Sekolah di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) berinisial F (33) diancam hukuman cambuk paling banyak 200 kali dan paling sedikit 150 kali atas perbuatan melakukan aksi pemerkosaan terhadap anak dibawah umur.

Kapolres Abdya, AKBP Dhani Catra Nugraha SH SIK MH melalui Wakapolres, Kompol Asyhari Hendri SH MM dalam keterangan pers di Aula Mapolres setempat, Rabu (17/05/2023) membenarkan bahwa atas perbuatan pelaku tersebut, diancam hukuman cambuk paling banyak 200 kali sesuai dengan pasal 50 Qanun Aceh nomor 6 tahun 2014 tentang hukum jinayat.

Baca Juga:  Saat Pekan Ilmiah Temu Ramah Insan Kesehatan, Ini Pesan Pj Bupati Dr Nurdin Kepada Para Nakes Aceh Jaya

Kompol Asyhari didampingi Kasat Reskrim Iptu Muslim, kepada awak media menjelaskan kalau korban merupakan siswa sekolah yang masih dibawah umur.

Kepada penyidik, pelaku mengakui kalau aksi bejatnya itu sudah dilakukan sebanyak 5 kali sejak bulan Maret hingga April 2023. Perbuatan itu dilakukan pelaku didalam Bus Sekolah sebelum menjemput siswa lainnya.

“Pelaku memanfaatkan suasana sepi dalam bus sebelum menjemput siswa sekolah lainnya dalam kawasan Jeumpa hingga Babahrot,” kata Wakapolres Asyhari dalam konferensi pers tersebut.

Baca Juga:  Prajurit TNI/Polri Gotong Royong Pembersihan Lingkungan 

Hingga saat ini, penyidik Polres Abdya belum mendapatkan keterangan lebih jelas mengenai motif yang dilakukan pelaku. Pasalnya, dalam memberikan keterangan, pelaku masih berbelit-belit.

Namun demikian, pasal yang disangkakan kepada pelaku sudah memenuhi unsur. “Semua yang dilakukan oleh pelaku di dalam Bus sekolah dari bulan Maret hingga April sebanyak 5 kali di dua tempat. Saksi yang sudah kita periksa dua orang ditambah bukti visum,” ungkapnya.

Baca Juga:  Terkait Pendidikan Bagi Penyandang Disabilitas di Aceh Jaya, Dr Nurdin Beri Dukungan Penuh 

Dari hasil keterangan lebih lanjut, pelaku ternyata sudah berkeluarga dan memiliki satu orang anak. “Kita akan gali lagi keterangan dari pelaku, termasuk memeriksa pelaku apakah menggunakan narkoba atau tidak. Nanti akan kita cek lagi,” demikian pungkasnya.

Disamping itu, Pj Bupati Abdya H Darmansah SPd MM juga telah memberhentikan (pecat) terduga pelaku pencabulan itu dari sopir Bus Sekolah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.