Ongkos Angkut Logistik Pemilu Belum Dibayar, Sopir Truk Seruduk KIP Aceh Selatan

Para sopir truk mendatangi kantor KIP Aceh Selatan menuntut pembayaran ongkos antar jemput logistik Pemilu, Rabu, 17/4/2024. ANTARAN/Sudirman Hamid.
Bagikan:

“Sudah dua bulan lebih ongkos pengangkutan antar jemput logistik Pemilu belum dibayar KIP Aceh Selatan. Kami butuh kejelasan dan segera dibayar,” kata Toto.

Jurnalis : Sudirman Hamid

ANTARAN|TAPAKTUAN – Ongkos angkutan antar jemput logistik Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden/Wakil Presiden 14 Februari 2024 lalu belum dibayar Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Selatan, buntutnya para sopir mendatangi kantor KIP menuntut upah mereka dibayar, Rabu (17/4/2024).

Pantauan antaran, tujuh dari sembilan unit truk yang dikontrak KIP Aceh Selatan untuk antar jemput logistik Pemilu 2024 ke seluruh penjuru daerah tersebut terlihat parkir di halaman kantor penyelenggara Pemilu di jalan TB Mahmud, Lhok Keutapang, Tapaktuan.

Para sopir truk menuntut jerih payah mereka segera dibayar seraya membentang foster bertulisan permintaan pembayaran  jerih payah dan hasil tetesan keringat mereka.

“Kami sudah melaksanakan tugas antar jemput pendistribusian logistik Pemilu, namun sudah dua bulan lebih jerih payah kami belum kunjung dibayar. Kehadiran kami ke kantor KIP untuk menagih dan memastikan pembayarannya,” kata Toto salah seorang sopir kepada antaran.

Sekedar diketahui, akibat ongkos angkutan logistik belum dibayar, diantara mereka ada yang sudah dipecat atau diberhentikan sebagai sopir oleh pemilik armada. Menurut Toto, ini imbas dan pil pahit dari keterlambatan proses pembayaran.

“Ternyata kedatangan kami kesini, Ketua dan komisioner KIP sedang tidak berada di tempat. sehingga belum mendapat kepastian kapan dilunasi. Kami mohon hak-hak kami segera dibayar,” pinta para sopir yang diwakili Toto.

Para sopir truk duduk di halaman KIP menanti kepastian pembayaran ongkos angkut logistik. ANTARAN/Sudirman Hamid

Ketua KIP Aceh Selatan Kafrawi, SE yang dikonfirmasi melalui sambungan seluler mengaku ongkos pengangkutan logistik Pemilu segera dibayar melalui pihak ketiga untuk disalurkan kepada pemilik dan sopir truk.

Kafrawi mengatakan, pihaknya tidak bermaksud memperlambat pembayaran ongkos angkutan tetapi terkendala pencairan akibat pergantian Sekretaris KIP yang berhubungan dengan penandatanganan spesimen.

“Pergantian sekretaris KIP Aceh Selatan pada 6 Februari 2024 lalu terjadi perubahan spesimen dari Elwin, SE ke Asmardin sehingga terkendala proses penarikan dana yang bersumber dari APBN. Perubahan ini secara otomatis membutuhkan waktu dan proses perbaikan administrasi,  termasuk harus membuat perjanjian  kontrak baru,” jelas Kafrawi.

Menindaklanjuti aspirasi para sopir, pihaknya sedang memproses kelengkapan dokumen untuk pembayaran ongkos angkutan truk. Hak-hak mereka segera kita bayar dalam waktu cepat karena kami pun tidak bermaksud mengulur waktu.

“Kondisi ini murni akibat pergantian Sekretaris yang berkaitan dengan proses penarikan anggaran dan pencairan. Mohon dimaklumi agar tidak salah pemahaman,” pungkas Kafrawi mengaku sedang Dinas Luar (LD).(*)

Response (1)

  1. Katanya pembayaran melalui pihak ke 3 kenapa ngak di bayar dulu sama pihak ketiga kan dia juga dapat persentase nya kalau tunggu anggaran kip keluar sama aja kenapa harus ada pihak 2 dan 3,, inilah contoh nepotisme yang di pertontonkan ke publik..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.